Pisang Emas, Berbuah di Tengah Batang

oleh

NGLIPAR, kabarhandayani.com – Pisang merupakan salah satu komoditas unggulan para petani Gunungkidul Karena mudah tumbuh di mana-mana, mudah pembudidayaannya, harga buah yang cukup menggiurkan, serta bisa diolah menjadi berbagai produk.

Dalam sekali hidup, pisang bisa
dipanen sekali. Buah ini juga menjadi lambang cinta yang tulus, hanya sekali saja tanaman ini berbuah lalu mati.

Kembali ditemukan keanehan pada pohon pisang. Pisang emas milik Ponidi (43) , warga Desa Pilangrejo, Nglipar ini berbuah pada tengah batangnya. Buah yang keluar dari dalam batang yang retak menyembul keluar. Akibat dari pembelahan batang semu (gedebok) yang tidak sewajarnya, sempit, serta bunga pisang yang terjepit, membuat pisang ini berbentuk aneh dan berantakan.

“Beberapa hari yang lalu saya menemukan pisang emas ini sudah berbentuk seperti hantu sundel bolong. Buah dan tangkai buah pun bentuknya berantakan bengkok-bengkok,” jelas Ponidi.

Walaupun sebelumnya belum pernah menemukan kasus serupa, namun Ponidi yakin bahwa buah pisang yang kini berbuah di punggung tersebut akan berkembang normal hingga bisa dipanen.

“Pisang ini pasti bisa berkembang normal, karena ukuran pohon yang normal, serta berada di tempat subur dekat kandang sapi,” ungkapnya.

Meskipun bentuk buah yang berantakan, namun ponidi tetap berani memanen untuk dikonsumsi sendiri. Meskipun berbuah dengan cara yang tidak lazim, daun maupun batang bagian atas pohon pisang tetap dalam kondisi segar dan subur.

“Besok kalau pisang yang buahnya berantakan tidak laku dijual, akan kami konsumsi sendiri,” pungkas Ponidi.

 Penulis: Bill_S, Editor: Hery

Komentar

Komentar