PIPA PDAM Di Baron Terkena Abrasi, Suplai Air Di Tiga Kecamatan Beresiko Terkendala

oleh
Pemasangan talud guna mengamankan cor beton pipa PDAM di Pantai Baron agar aman dari abrasi akibat gelombang tinggi. dok. PDAM Tirta Handayani.

TANJUNGSARI, (KH),– Dampak gelombang tinggi beberapa waktu terakhir di kawasan pantai selatan Gunungkidul tak hanya merusak fasilitas milik nelayan pedagang dan bangunan penunjang layanan wisata lainnya. Akan tetapi di kawasan Pantai Baron, gelombang juga mengakibatkan abrasi pantai yang cukup serius.

Akibatnya, karena abrasi bangunan cor beton yang membungkus pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani yang mengalirkan air dari sumber air sungai Baron, Kecamatan Tanjungsari menggantung. Sangat dikhawatirkan cor beton pelindung pipa PDAM tersebut patah.

Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Gunungkidul, Isnawan Fibriyanto SE, MM., jum’at, (20/7/2018) kemarin meninjau langsung kondisi kerusakan tersebut. Guna mengantisipasi kerusakan yang lebih serius dilakukan tindakan darurat terhadap pipa intake PDAM.

“Bersama-sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, dibantu masyarakat setempat melakukan kerja bakti membuat talut degan karung berisi pasir,” ujar Isnawan.

Langkah darurat tersebut dilakukan agar pipa PDAM terhindar dari resiko patah karena kondisinya menggantung. Sebab jika pipa patah, layanan suplai air ke wilayah di tiga kecamatan terancam terkendala. Wilayah tersebut meliputi Saptosari, Paliyan, dan Panggang.

“Akan segera dibangun ulang cor pondasi pipa agar kokoh dan terlindung dari abrasi,” tandas Isnawan.

Dalam kesempatan peninjauan kerusakan kawasan selatan khususnya di Pantai Baron, turut hadir Wakil Bupati Gunungkidul, Dr. Drs. H. Immawan Wahyudi, M.H beserta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki, S.IP, M.Si.

Disela pemantauan, Immawan Wahyudi menyerahkan bantuan logistik kepada korban terdampak gelombang tinggi di pantai Baron. Bantuan diterima Koordinator Sarlinmas Korwil II Baron, Marjono . (Kandar)

Komentar

Komentar