Petani Senang Tanaman Subur Menghijau

oleh
Petani Banyumanik Semanu sedang menyiangi tanaman padi. Foto: Maryanto.
Petani Banyumanik Semanu sedang menyiangi tanaman padi. Foto: Maryanto.

SEMANU,(KH) — Pertumbuhan tanaman padi di beberapa wilayah Gunungkidul yang telah memasuki usia 1 bulan menunjukkan perkembangan cukup baik. Di usia tanam ini, para petani semakin sibuk menjaga tanaman mereka dari serangan hama atau pun gulma pengganggu.

Pertumbuhan tanaman padi ini juga semakin memberikan kebahagiaan tersendiri di hati petani. Bagi mereka, keberhasilan tanaman padi dianggap sebagai sumber kehidupan pangan yang sangat dinanti-nantikan.

Radiyem, seorang petani di Padukuhan Banyumanik Kecamatan Semanu menjelaskan meski berhari-hari harus berpanas-panasan dengan sinar matahari, tetapi hal itu tak pernah membuatnya merasa lelah. Kebahagiaan saat memandang hijaunya lautan tanaman padi seakan menghilangkan rasa lelahnya.

Rasane ayem menawi ningali tanduran sami ijo royo-royo. Arep-arepane tiyang tani ingkang utami nggih pantun, dados saged ningali pantun sami subur sampun nyenengke ati. (Rasanya bahagia kalau melihat tanaman yang menghijau. Harapan petani yang utama adalah padi, jadi bisa melihat padi tumbuh subur sudah membahagiakan hati,” ujar Radiyem, Kamis (18/12).

Saat ditemui KH, Radiyem sedang sibuk membersihkan rumput penggangu. Setelah beberapa hari yang pemupukan telah dilakukan kini rumput-rumput mulai tumbuh kembali menggangu pertumbuhan padi.

Kula mboten nate nyade gabah. Pantun namun disimpen kangge kabetahan piyambak, niku mawon mboten mesti nyandak dumugi rendengan ngajeng. (Saya tidak pernah menjual gabah, padi cuma disimpan buat kebutuhan sendiri, itu saja belum pasti mencukupi sampai musim hujan tahun depan,” lanjut Radiyem.

Memang besar harapan Radiyem dan sebagian besar petani lainnya akan keberhasillan tanaman padi mereka. Suami Radiyem yang juga seorang petani membuat tak ada yang bisa diharap kecuali hasil pertaniannya.

Mugi-mugi kemawon jawohipun mboten kantu sagedo pantunnipun samangkeh saged kasil. (Semoga saja hujannya mencukupi agar padi nantinya bisa berhasil),” pungkasnya penuh harap. (Maryanto).