Peragaan Batik Di Hutan Jati Raih Rekor Muri

Peraihan rekor MURI yang diterima Bupati Badingah disaksikan Gubernur DIY. KH/ Wibowo.

GEDANGSARI, (KH),– Di Desa Tegal Rejo, salah satu desa di Kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunungkidul baru saja ditorehkan rekor Musium Rekor Indonesia (MURI). Rekor tersebut dipecahkan setelah desa rintisan budaya ini menyelenggarakan peragaan batik di kawasan hutan jati dan menyelenggarakan kegiatan membatik bersama lintas generasi, Rabu, (31/8/2017).

Kepala Desa Tegalrejo, Sugiman mengatakan, kerajinan batik di desa tersebut telah diajarakan pada seluruh lapisan masyarakat mulai dari anak usia dini, hingga lansia. Motif batik Gedangsari memang khas, berupa motif buah Srikaya hingga pisang yang dihiasi dengan motif aneka tanaman sekitar yang tumbuh di sekitar kecamatan Gedangsari.

“Pesona Gedangsari’ yang diluncurkan sebagai rintisan desa wisata budaya ini menambah destinasi wisata baru yang cukup berpotensi,” ujar Sugiman.

Selain terdapat kampung batik, di Kecamatan Gedangsari juga memiliki produk olahan makanan yang khas. Menurut Sugiman seluruh potensi tersebut memiliki prospek yang menjanjikan dikemudian hari apabila dikembangkan.

Hadir pada peluncuran rintisan desa wisata budaya, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dirinya berkomentar, keberadaan institusi pendidikan, SMK N 2 Gedangsari yang fokus memberikan pelajaran batik diharapkan dapat merangsang tumbuhnya hasil karya batik yang bervariasi.

“Kami yakin sekolah yang dikembangkan atas bantuan yayasan Astra tersebut akan menumbuhkan desainer handal di Yogyakarta,” ucap Sultan.

Untuk diketahui, pemecahan rekor MURI peragaan bati di hutan jati diikuti oleh para desainer Indonesia Fashion Chamber, diantaranya; Lia Mustafa, Dany Paraswati, Phillip Iswardono, Ratih Kristiani, Amin Hendra, dan Dandy T, Hidayat.

Para desainer tersebut berkolabirasi dengan pembatik lintas generasi mulai dari siswa Sekolah Dasar (SD), siswa SMKN 2 Gedangdari, dan UKM Batik Gedangsari. Kolaborasi membatik lintas generasi dan fasion show di hutan jati memperoleh rekor muri no. 8.074.  Penghargaan MURI langsung diserahterimakan kepada Bupati Gunungkidul, Badingah. (Wibowo)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar