Penilaian Perkembangan Desa, Gotong-Royong Menjadi Unggulan Karangasem

Pengalungan bunga kepada tim penilai yang datang di Desa Karangasem. Huri.

PALIYAN, (KH)— Tim Penilai Perkembangan Desa tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2017 melakukan penilaian kepada Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan. Sebuah desa yang mempunyai luas kurang lebih sekitar 344.996 hektare dan berpenduduk sekitar 5.856 warga.

Persiapan panjang dilakukan semua lapisan mulai dari Perangkat Desa, lembaga dan masyarakat. Antusiasme warga desa juga sangat tinggi untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Terlihat ribuan warga berbondong-bondong memadati balai Desa Karangasem.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, KB, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAKBPMD), Sudjoko, MSi Mengkatakan, bahwa penilaian terhadap desa merupakan kesempatan untuk mendapatkan pembinaan. Karena diwaktu mendatang hal ini akan bermanfaat dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat.

“Melalui evaluasi dan verifikasi ini, dapat lebih meningkatkan kualitas dan kinerja aparatur pemerintah, dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan, disamping itu untuk mengetahui kekurangan yang ada sebagai bahan pembenahan kedepan,” Jelasnya, Selasa (25/04/2017) siang.

Sudjoko, MSi mengutarakan, penilaian dan verifikasi desa bukan semata untuk mengejar target juara, melainkan mengevaluasi terwujudnya kemandirian desa sesuai dengan indikator pembangunan, pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, keamanan dan ketertiban, serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

“Jagan semata-mata kejar juara terus tidak memperhatikan fakta di masyarakat,” paparnya

Menurutnya, Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan memiliki keunggulan pada Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA), keunggulan lain berupa partisipasi dan pemberdayaan masyarakat melalui gerakan gotong-royong.

“Air juga sudah terpenuhi dari air tanah.  Bahkan masyarakat juga mengembangkan sumur ladang yang bisa untuk pertanian pangan, dan kebun sayuran. Walaupun desa ini sesungguhnya berada pada posisi geografis yang gersang. Ekonomi mikro juga sangat berkembang yang terbukti meningkatkan kesejahteraan di masyarakat serta data administrasi desa telah tertata dengan baik,” Katanya

Penilaian perkembangan desa dilakukan dengan pemeriksaan administrasi dan dilanjutkan peninjauan lapangan di 8 lokasi yang tersebar di desa tersebut. Turut hadir dalam acara ini, OPD terkait Kabupaten Gunungkidul, Pendamping, serta  warga masyarakat.

Semua potensi desa, dari kesenian, kerajinan  sampai produk makanan olahan hasil karya masyarakat Desa Karangasem ditampilkan dalam bentuk bazar yang dipajang di lingkungan Balai Desa Karangasem. Satu persatu potensi yang ada di lihat secara detail oleh rombongan tim penilai. (Huri)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar