Pengurus Baru Terbentuk, Hipmikindo Gunungkidul Siap Ciptakan Pengusaha Baru

oleh
Pengurus Hipmikindo Gunungkidul. KH/ WAP.

SEMIN, (KH),– “Lapar tak berarti kenyang buat si miskin. Si miskin yang kurus kering tak akan bisa kenyang dengan kata kenyang saja, walaupun kita ulangi 1001 kali” Kata-kata Tan Malaka dalam bukunya Madilog (Materialisme, Dialektika Dan Logika) tersebut menjadi pemicu semangat organisasi Himpunan Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia (Hipmikindo) Gunungkidul untuk memajukan perekonomian Indonesia, demikian dikatakan Ketua Hipmikindo cabang Gunungkidul, Cristina Ari Retnaningsih dalam pembentukan pengurus baru di kediamannya, Dusun Papringan, Desa Semin, Gunung Kidul Minggu, (01/09/19).

Cristina Ari Retnaningsih menjelaskan, Hipmikindo akan melakukan pendampingan kepada para pengusaha mikro, dan kecil. Hal tersebut dinilai penting karena kurang maksimalnya pemerintah dalam melakukan pendampingan pada pegiat usaha mikro dan kecil.

“Hipmikindo mengupayakan pendampingan usaha kepada mereka agar yang memliki usaha mikro bisa berkembang menjadi kecil dan yang kecil berkembang menjadi menengah. Dan ketika mereka besar kita lepas, jadi intinya kita melakukan pendampingan sampai mereka mentas atau mandiri,” jelas perempuan yang sering di sapa Ari ini.

Ari juga menegaskan, pilar pembangunan berada di desa. Diisi dengan banyaknya usaha mikro kecil menengah dimana pelakunya didominasi perempuan. Dengan demikian Hipmikindo juga berperan dalam menekan angka stunting di Gunungkidul yang angkanya kurang lebih pada kisaran 30 persen.

“Hipmikindo akan mendorong masyarakat lebih-lebih perempuan untuk menciptakan usaha,” tambahnya.

Ari Retnaningsih berharap, dengan terbentuknya struktur pengurus baru di Gunungkidul dapat lebih memberikan energi yang kuat pada pelaku usaha ekonomi mikro kecil dan menengah. (WAP)

Komentar

Komentar