Pengembangan Potensi Seni Oleh ISI Di Semanu Selesai, Pentas Penutupan Meriah

oleh
Pentas penutupan kegiatan P3wilsen di Dusun Ngringin, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, Gunungkidul. KH/ Wahyu Setyaningsih.

SEMANU, (KH),– Kegiatan P3wilsen oleh mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta di Dusun Ngringin, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, selesai. Sebagai penutupan digelar berbagai seni pertunjukkan, Jum’at, (9/8/2019) malam.

Sebagaimana diketahui, P3wilsen adalah program kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat kewilayahan yaitu kegiatan untuk  membina dan mengembangkan potensi seni di suatu wilayah desa atau kecamatan, dengan khalayak sasaran pembinaan 6 kelompok seni atau lebih.

Ketua Panitia kegiatan pentas penutupan P3wilsen, Dian Agus Yulianto mengatakan, seni yang ditampilkan meliputi hadroh anak An-Najm, Tari Ulo-Ulonan oleh Areta, Tari Pinguin oleh anak-anak Dusun Ngringin, serta Gejok Lesung oleh ibu- ibu dari dusun setempat. Ada pula pentas Tari Anoman oleh Widi Pramono, Musik Etnis, serta Milenial Jathilan GunungKidul (MJGK).

“P3wilsen sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap tidak hanya menyasar di Semanu saja,” kata dia

Dipaparkan, dalam waktu satu bulan P3wilsen di Dusun Ngringin berjalan lancar. Warga telah dilatih atau dibimbing berbagai ragam seni. Diantaranya kalangan ibu-ibu diajak belajar gejok lesung dan hadroh, anak-anak belajar hadroh dan karawitan, serta remaja belajar tari dan karawitan.

Hasil dari belajar seni yang berlangsung satu bulan kemudian dipentaskan pada malam gelar Karya dan penarikan dosen dan mahasiswa pelaksanaan P3wilsen ISI Yogyakarta.

“Warga masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan pementasan,” sambung Dian.

Pihaknya berharap, kedepan kerjasama antara warga masyarakat Dusun Ngringin dengan Kampus ISI Yogyakarta dapat berlanjut. Sebab agenda yang terlaksana efektif mampu melestarikan seni, tradisi dan budaya yang ada. (Wahyu Setyaningsih)

Komentar

Komentar