Pengelola Gesing Penarik Pungutan: Kami Bangun Gesing Tanpa Sentuhan Pemerintah

oleh
Permukiman nelayan Pantai Gesing dilengkapi dengan penerangan listrik tenaga surya. Dok: KH.

PANGGANG, (KH),– Buntut kekecewaan wisatawan yang berkunjung ke Pantai Gesing ditanggapi oleh pengelola. Sebelumnya, merespon keluhan wisatawan juga, Dinas Pariwisata mengaku telah mengirimkan surat larangan pemungutan ke pengelola saat wisatawan memasuki kawasan pantai di Kecamatan Panggang itu.

Dinas Pariwisata menyatakan bahwa diberlakukannya pemungutan oleh pengelola kepada wisatawan menuai protes dan kekecewaan. Sebab untuk masuk ke pantai, wisatawan terpaksa membayar dua kali biaya masuk, retribusi milik pemerintah dan pungutan yang dilakukan oleh pengelola.

Saat dihubungi KH, pengelola pantai Buges (Buron Gesing), Aries menjelaskan alasan-alasan sehingga mereka melakukan pemungutan biaya masuk. Ia mengklaim bersama anggota pengelola telah membangun Pantai Gesing sejak tahun 2016.

“Sampai hari ini pembangunan wisata belum tersentuh biaya dari pemerintah,” tandas Aries.

Sambung Aries, pihaknya melibatkan banyak orang dalam melakukan pengelolaan. Sehingga atas dasar beberapa alasan tersebut membuat mereka merasa pantas melakukan pemungutan sebesar Rp. 5 ribu tiap wisatwawan yang masuk.

Lagi-lagi Aries mengklaim, bahwa kehadiran pos retribusi pemerintah mulai 1 Januari 2019 lalu itu tidak menyentuh kegiatan pengelolaan yang mereka lakukan.

“Wisata Pantai Gesing yang membiyayai itu kami bersama-sama masyarakat dan pokdarwis,” tandas Aries.

Pihaknya mendaku telah melakukan pungutan jasa tersebut jauh sebelum retribusi pemerintah diterapkan di Pantai Gesing.

Baca Juga: Dua Kali Bayar Masuk Pantai Gesing Dikeluhkan, Dinas Kirim Surat Larangan

 

Dirinya melontarkan pertanyaan pembanding. Kenapa pengunjung yang protes hanya dialamatkan kepada mereka? Sementara ada kawasan wisata lain yang dikelola oleh Pokdarwis atau kelompok pengelola yang meminta pungutan layaknya di Pantai Gesing.

“Pernahkah mereka yang datang ke Gesing berkunjung ke Teras Kaca? Bagaimana Teras Kaca memungut jasa?” tanya Aries.

Dirinya heran kenapa tidak ada yang protes ke destinasi tersebut. “Padahal Pantai Gesing kami bangun jauh sebelum Teras Kaca hadir,” tukas Aries. (Kandar)

Komentar

Komentar