Pencarian Warga Nglipar, Gunungkidul Belum Membuahkan Hasil

oleh
Koordinasi tim gabungan sebelum melakukan pencarian Parsi. foto: istimewa.

NGLIPAR, (KH),— Tim gabungan belum berhasil menemukan Parsi (65), warga Dusun Kwarasan Wetan, Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul. Sebagaimana diketahui, Parsi tidak diketahui keberadaannya sejak Selasa, (14/3) lalu. Terakhir, dirinya diketahui pergi ke ladang di kawasan hutan desa setempat.

Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Yogyakarta, Aditya didampinggi Koordinator pencarian Adi Fachroni Aziz mengatakan, pencarian sejak hari pertama hingga Jum’at, (16/3) kemarin masih nihil. Keberadaan Parsi belum diketahui meski tim gabungan meningkatkan radius pencarian hingga 5,8 kilometer.

“Teknis pencarian tim berjalan secara bersamaan melakukan pencarian dan memutar 90 derajat hingga titik pencarian awal,” jelas Aditya.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Tim SAR, Basarnas yang dibantu anggota TNI serta Polri menerapkan metode open grade dengan 20 anggota yang disejajarkan dengan jarak 1-2 meter.

Sambung Aditya, sesuai prosedur, pencarian akan dilakukan selama 7 hari. Pada pencarian Jum’at kemarin, upaya menemukan Parsi dibantu komunitas Gunungkidul Drone. Ketua Gunungkidul Drone, Genef Dwi Yudono mengatakan, drone diterbangkan sesuai titik kooridinat yang diberikan Basarnas dengan ketinggian 15 hingga 30 meter dengan jarak tempuh hampir 2 kilo meter.

“Sekitar tiga jam pencarian menggunakan drone dilakukan pada titik pencarian yang belum dilaksanakan oleh Basarnas. Tidak ada video yang menunjukkan keberadaan korban orang hilang,” terangnya. (Wibowo)

Komentar

Komentar