Penanggulangan Gangguan Kesehatan Perlu Gerakan Bersama Masyarakat

oleh
Penyukuhan TBC bagi Kaderdi Semanu, Gunungkidul. KH.

SEMANU, (KH),– Mengatasi problema kesehatan harus diupayakan melalui gerakan sosial serentak berupa gerakan penanggulangan. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Gunungkidul, Dr Drs H Immawan Wahyudi MH pada acara Penyuluhan TBC bagi kader PKK Semanu dalam rangka Peringatan Hari TB se Dunia di aula Puskesmas Semanu, Gunungkidul, Kamis, (14/3/2019).

“Contohnya penanggulangan HIS Aids, TBC, penanggulangan narkoba, dan lain-lain. Sebab sifat gangguan kesehatan menyebar sedemikian massif,” tegas Immawan.

Sehingga, kata dia, butuh ketelatenan, ketelitian dan kesungguhan dalam upaya penanggulangan dan pengobatan. Menurutnya, yang sangat penting yakni menularkan rasa dan spirit sebagai bagian dari penanggulangan.

Pihaknya juga menekankan, pentingnya edukasi kepada masyarakat, sebagaimana pelaksanaan sosialisasi atau penyuluhan yang diberikan bagi kader dan masyarakat.

“Melalui edukasi masyarakat akan tergerak melakukan gerakan penanggulangan,” imbuh Immawan.

Selain itu, sambung dia, dukungan program teknis secara medis juga dibutuhkan. Sebagaimana diketahui saat ini penanganan medis penyakit TBC sudah gratis.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Dewi Irawati MKes, menambahkan, pengobatan TBC melalui pengobatan rutin selama 6 bulan penderita bisa kembali sembuh.

“Sebelumnya diperlukan pula upaya untuk mendorong penderita melakukan pengobatan pasien TBC,” ungkap Dewi.

Sebab, minum obat setiap hari dibutuhkan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Guna langkah penanggulangannya, Dinas Kesehatan akan melaksanakan pemeriksaan terhadap warga di sekitar lingkungan penderita. Hal ini untuk menekan atau mencegah penyebaran penyakit.

“Apabila batuk selama 2 minggu lebih tidak sembuh, perlu diperiksa ke puskesmas. Karena sudah ada layanan laboratorium,” tukasnya. (Kandar)

Komentar

Komentar