Pemilihan Duta Wisata Indonesia: Wakil DIY Menangkan Kategori Intelegensia

oleh
Daniel dan Erina memenangkan kategori Intelegensia dalam ajang pemilihan Duta Wisata Indonesia di Bali. (foto: ist)

DIY, (KH),– Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dimas Daniel dan Diajeng Erina Sofia Gudono berhasil memenangkan nominasi kategori intelegensia pada Pemilihan  Duta Wisata Indonesia 2019 di Bali beberapa hari lalu.

Setidaknya ada 15 kontingen dari berbagai propinsi di Indonesia yang mengikuti kompetisi ini. Bagi Daniel, mengikuti ajang pemilihan duta wisata tersebut lebih dari sekedar ajang kompetisi. “Bukan sekedar untuk menang, masing-masing dapat saling mengambil manfaat yang cukup besar. Dengan peserta lain saling berbagi kisah dan pengalaman. Di ajang tersebut kami juga berusaha untuk mengenali budaya dari berbagai provinsi lain sekaligus mengenalkan budaya daerah asal,” urai Daniel, Selasa, (19/11/2019).

Menurutnya, persaingannya sangat ketat. Semua peserta bersaing sportif kemudian menerima hasil da menyikapinya secara dewasa. Tiga kategori yang diperebutkan oleh peserta selain juara 1, 2 & 3 antara lain adalah kategori Persahabatan, Favorit, Intelegensia & Social Media.

Beberapa contoh kecil kemampuan yang diuji mengenai pengetahuan seputar kebudayaan dan seni. Contohnya dalam pertunjukan seperti nari, salam adat dan lain-lain. Juga termasuk attitude hingga kemampuan menelurkan gagasan dan pemikiran berupa ide kreatif. Tentu saja diuji mengenai pengetahuan umum serta pemecahan masalah keparawisataan.

“Saya bersama Diajeng Erina berhasil memenangkan Kategori Intelegensia. Kategori ini diberikan kepada peserta yang dinilai memiliki kemampuan pemikiran seputar keparawisataan, dan pemecahan masalah atas problematikanya,” jelas Daniel.

Kegiatan yang dilalui selama 5 hari itu membuatnya memiliki kesempatan untuk saling mengenal satu sama lain. Meski berkumpul untuk sebuah kompetisi Daniel dan peserta lain dari berbagai daerah memiliki komitmen untuk memajukan pariwisata Indonesia.

“Ini pengalaman luar biasa. Kompetisi ini merupakan awal para pegiat wisata bersama para pemangku kepentingan untuk menyelesaikan banyak pekerjaan bidang pariwisata,” tukas Daniel. (Kandar)

Komentar

Komentar