Pemerintah Salurkan Benih Ratusan Ton, Sebagian Petani Pilih Beli Secara Mandiri

oleh
ilustrasi benih dan tanaman padi. sumber: internet
ilustrasi benih dan tanaman padi. sumber: internet

WONOSARI, (KH)— Musim tanam (MH 1) sebentar lagi datang, selain memberikan himbauan kepada petani agar melakukan persiapan pengolahan tanah, Pemerintah juga telah melakukan penyaluran ratusan ton benih padi.

Disampaikan Kepala Bidang Bina Produksi, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Gunungkidul, Ir Yuwono Raharjo, bahwa sebagai salah satu persiapan menyambut musim hujan telah disalurkan benih padi bersubsidi untuk lahan seluas 6.250 hektar.

“Total benih padi ada 156,25 ton bantuan dari Kementrian Pertanian,” katanya beberapa waktu lalu ketika ditemui diruangannya, Jl. Taman Bhakti No.2, Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul.

Sambung Yuwono, mekanisme penyaluran melalui BUMN yang telah ditunjuk oleh pusat, yakni PT Pertani dan PT Sang Hyang Sri atau SHS. Hingga saat ini capaian penyaluran baru mencapai separuh dari jumlah keseluruhan.

“Sistem distribusi yang digunakan, petani membayar Harga Eceran Tertinggi (HET) benih bersubsidi seharga Rp. 2.500 per kilo gram, mengenai jenisnya yaitu padi varietas ciherang,” jelas dia.

Sementara itu, meski telah adanya benih bersubsidi, sebagian petani tetap ada yang mencari benih secara mandiri, meski terhitung agak mahal tetapi pertimbangan mengenai jumlah produksi, ketahanan tanaman serta rasa nasi menjadi alasan untuk melakukannya.

“saya beli dalam kemasan satu kilo Rp. 100 ribu, ini mencoba petama kalinya mudah-mudahan hasil lebih baik,” kata Tanto petani di wilayah Wonosari. (Kandar)

Komentar

Komentar