Pembangunan Jalur Jalan Pantai Selatan Jawa Di Gunungkidul Kembali Dimulai

oleh
penandatanganan kontrak antara PPK dengan penyedia jasa pelaksana pekerjaan jalur jalan Pansela di balai desa Desa Girimulyo, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul. foto: ist.

PANGGANG, (KH),– Jalur jalan Pantai Selatan Jawa (Pansela) atau lebih dikenal masyarakat sebagai Jalur Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang melintasi Gunungkidul, tahun ini akan segera dimulai pelaksanaan pembangunannya.

Rencana permulaan pembangunan ditandai dengan penandatanganan kontrak antara PPK dengan penyedia jasa pelaksana pekerjaan di balai desa Desa Girimulyo, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul belum lama ini.

Penandatanganan kontrak tersebut dihadiri oleh Kasubdit Keterpaduan Perencanaan dan Sistem Jaringan Direktorat Pengembangan Jaringan Jalan Dirjen Bina Marga kementerian PUPR, Ir. Riel Jemi Manti.M.Eng, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah VII Ir.Achmad Hery Marzuki M.Eng, Kabid Bina Marga PUP dan ESDM DIY, Bambang Sugaib ST. MT, Kadis Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPRKP) Kabupaten Gunungkidul, Ir. Eddy Praptono MSi, para Camat dan Kades di lokasi proyek serta sejumlah pejabat terkait.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah VII Ir.Achmad Hery Marzuki M.Eng dalam laporannya menyampaikan bahwa jalur Pansela Jateng-DIY memiliki panjang 328,02 kilometer.

Saat ini, ungkapnya, sudah selesai dilaksanakan sepanjang 218,86 kilometer atau sebanyak 66,72 persen sehingga masih ada kekurangan 109,16 km.

“Untuk Pansela di wilayah DIY total panjang direncanakan 116,07 kilometer, sementara telah selesai dilaksanakan sepanjang 67,63 km (58,26%), sehingga masih ada kekurangan 48,44 kilometer,” jelas dia.

Rinci dia, dengan ditandatanganinya kontrak sepanjang 15,30 kilometer, maka tinggal menyisakan 33,14 kilometer (28,55%) yang belum dilaksanakan, yakni di ruas Kretek-Girijati 5 km, Planjan-Baron-Tepus 10,24 km, Tepus-Jeruk Wudel 17,90 km. Tiga ruas jalan ini saat ini sedang dalam tahap persiapan tender.

Pelaksanakan pekerjaan Pansela sepanjang 15 kilometer tersebut akan dilaksanakan dalam tahun jamak mulai 2019 hingga 2021. Adapun kontrak yang dikerjakan untuk wilayah kabupaten Gunungkidul meliputi; 1. Lot-5 , ruas Jerukwudel- Baron-Duwet sepanjang 10,60 km, dengan waktu konstruksi 30 bulan dengan pagu Rp. 282,4 milyar, dengan pelaksana pekerjaan PT. Brantas Abipraya joint operation dengan PT. Aneka Dharma Persada dan Lot-4, ruas Legundi- Planjan sepanjang 4,70 km, dengan pagu Rp. 96,091 milyar dengan waktu konstruksi 18 bulan dilaksanakan oleh PT. Istaka Karya.

Dalam pengarahannya, Kasubdit Keterpaduan Perencanaan dan Sistem Jaringan Direktorat Pengembangan Jaringan Jalan Dirjen Bina Marga kementerian PUPR, Ir. Riel Jemi Manti.M.Eng, memohon dukungan Camat, dan kepala Desa untuk dapat membantu komunikasi agar tidak terjadi permasalahan sosial di lokasi pekerjaan.

Komentar

Komentar