Pelaku UKM Berharap Pameran Potensi Daerah Sering Digelar

WONOSARI, kabarhandayani.– Pameran potensi Gunungkidul yang digelar oleh panitia hari jadi Gunungkidul ke-183 sejak 3 Juni 2014 dirasakan bermanfaat oleh pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berkesempatan mengikuti pameran di alun-alun Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul.

Pameran potensi daerah dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku UKM untuk unjuk potensi usaha mereka. Banyak pelaku UKM merasa sangat membutuhkan pameran semacam ini untuk membantu mereka memasarkan dan mengenalkan produk-produk usahanya.  

\r\n

Seperti dituturkan oleh Dwi Murwani (29) pelaku usaha gula semut dan gula jawa dari Sanglor, Girisuko, Panggang, Dwi menjelaskan pameran potensi daerah sangat penting dilakukan, selain sebagai sarana pemasaran dan pengenalan produk, pameran juga dapat digunakan untuk membuat jaringan dengan pelaku UKM lainnya. 

“Kalau saya boleh usul, pameran seperti ini bisa dilakukan lebih sering lagi. Minimal setahun 3 kali dan gratis bagi UKM,” jelas Dwi sambil tersenyum Jumat (6/6/2014). 

Hal senada juga diungkapkan oleh Agus Munarto (39) pelaku usaha tas asal Jelok, Pacarejo, Semanu. Agus menjelaskan, walau dirinya sering mengikuti pameran di luar Gunungkidul, ia mengaku penting mengikuti pameran lokal di Gunungkidul. 

“Saya sering mengikuti pameran di Jakarta dan Surabaya, tahun ini saja sudah 10 kali pameran, tetapi bagi saya sangat penting mengikuti pameran di Gunungkidul. Soalnya produk saya justru belum banyak dikenal oleh masyarakat Gunungkidul, jadi pameran ini sebagai ajang promosi lokal. Saya juga berharap kalau bisa pameran potensi daerah seperti ini bisa digelar setiap bulan,” Jelas Agus. 

Asroriyah (45) pengelola koperasi wanita Karya Perempuan Mandiri Ngawen juga berpendapat sama, ia berharap pameran potensi daerah lebih sering dilakukan minimal 2-3 kali setahun. (Hery_Fosil/Redaksi)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.