Pelajar 15 Tahun Asal Nglipar Meregang Nyawa Usai Tenggelam Di Sungai

oleh
Korban dievakuasi oleh warga dan hendak dibawa petugas Polsek Nglipar ke Puskesmas. foto: Polsek Nglipar.

NGLIPAR, (KH),– Pelajar Berusia 15 tahun meregang nyawa setelah tenggelam di Sungai Parengan Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Kamis, (28/3/2019).

Korban, Rahmad Sholikin warga Padukuhan Ngaliyan, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul sedianya hendak mandi di sungai tersebut.

Kapolsek Nglipar, AKP Sumarya menginformasikan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 07:30 WIB.

“Korban bermaksud mandi di sungai. Karena korban tidak bisa berenang dan tidak tau medan sungai lantas korban tenggelam dan meninggal dunia,” ungkap AKP Sumarya.

Warga Desa Kedungpoh, Nglipar, Narto wiyono (70) dan Langkir (56) saat peristiwa terjadi berada tidak jauh dari lokasi kejadian. keduanya sedang mencangkul ladang.

Mulanya mereka melihat korban hendak mandi. Setelah melihat korban tidak ada karena tenggelam keduanya lantas berupaya menolong dengan berenang. Saat ditemukan dan diangkat diyakini korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Petugas kepolisian yang menerima laporan lantas datang ke tempat kejadian kemudian mengantar korban ke Puskesmas Nglipar 1 untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis.

“Diduga korban tidak bisa berenang,” tukasnya. (Kandar)

Komentar

Komentar