Pedagang Sawo Raup Untung Besar di Musim Liburan

oleh

PATUK, kabarhandayani.–Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul berdampak pada  roda perekonomian warga masyarakat. Melonjaknya jumlah wisatawan  membawa berkah bagi sejumlah warga Gunungkidul. Di antaranya para pedagang buah yang ada di sepanjang jalan Jogja-Wonosari, tepatnya di Padukuhan Kerjan, Desa Beji, Kecamatan Patuk, Gunungkidul.
Berdasarkan pantauan Kabar Handayani, nampak toko buah yang berjejer di kanan kiri jalan selalu dihampiri pembeli. Pembelinya mayoritas adalah orang-orang yang berkendaraan berplat nomor luar daerah. Painah (50), salah satu pedagang membenarkan hal tersebut. Berdasarkan keterangan Painah, masa libur lebaran, pembeli buah mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Peningkatan jumlah pembeli mencapai tiga kali lipat.
“Warung-warung buah di sini sudah ramai sejak H-3 jelang lebaran, beda dengan awal dan pertengahan puasa, waktu itu sepi sekali,” jelasnya pada Jumat (1/8/2014).
Lanjut Painah, mayoritas pembeli adalah para pemudik dan wisatawan luar Gunungkidul yang membeli oleh-oleh ketika kembali ke rumah. Buah yang menjadi primadona pilihan pembeli adalah sawo. Selain itu, produk makanan dari singkong seperti pathelo dan krecek pun menjadi pilihan pembeli.
Painah menambahkan, meningkatnya jumlah pembeli juga dibarengi dengan meningkatnya harga buah. Kendati demikian, pembelinya tetap terbilang meningkat. “Di hari biasa perkilo Rp 10.000,00 sekarang sekitar Rp 12.000,00 hingga Rp 14.000,00,” ungkap Painah.
Sementara itu, Nur (38) pedagang buah lainnya menyatakan, buah yang dipasok pun mengalami peningkatan harga mencapai dua kali lipat. ” Setoran ke pemasok buah pun meningkat jadi untungnya juga tidak terlalu banyak,” jelas Nur.(Mutia/Tty)

Komentar

Komentar