Pedagang Eceran Akan Jual Pertalite Sama Dengan Premium

oleh
Premium eceran. KH
Premium eceran. KH

WONOSARI, (KH)— Menyusul adanya kebijakan pemerintah yang melarang penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium/ bensin secara eceran ditanggapi secara berbeda oleh beberapa pedagang.

Sebagaimana disampaikan Kasi Distribusi dan Perlindungan Konsumen Disperindagkop Gunungkidul, Supriyadi, beberapa waktu lalu pihaknya bersama Pertamina dalam waktu dekat sedang mempersiapkan tahapan realisasi kebijakan.

“Pertamina memang akan menggenjot penjualan Pertalite, sehingga premium hanya untuk mereka yang membeli langsung di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Minggu ini kita akan monitoring kesiapan di semua SPBU” ujarnya.

Lebih jauh Supriyadi menyampaikan mengenai keunggulan BBM jenis pertalite, sesuai keterangan Pertamina, Pertalite lebih ramah lingkungan dan membuat mesin lebih awet. “Kemudian Pertalite dianggap juga lebih irit,” tambah dia.

Sementara itu, beberapa pedagang yang ditemui menyikapi kebijakan ini dengan berbeda-beda, sepertihalnya pedagang bensin eceran di wilayah Wonosari ini, Rustanto berencana akan menjualnya dengan harga yang sama seperti saat menjual bensin.

“Harga bensin Rp. 6.550, sedangkan Pertalite sekitar Rp. 6.900, kami akan menjualnya tetap pada harga Rp. 7.500,” kata dia.

Diakui hal ini memang sedikit menurunkan keuntungan, tetapi apabila ia menjual lebih dari harga sebelumnya ditakutkan berbeda dengan harga yang dipatok penjual lain.

Lain halnya dengan Rustanto, penjual bensin di kawasan Saptosari, Wardi belum menentukan rencana harga jual Pertalite. Jarak belanja BBM ke Wonosari membuatnya akan mempertimbangkan harga jual ketika kebijakan sudah berlaku.

“Kita lihat teman-teman penjual lain di kawasan pesisir ini, apakah sama dengan wilayah Wonosari atau tidak,” jelas Wardi. (Kandar)

Komentar

Komentar