Pasir Putih di Ujung Timur Gunungkidul

Pantai Wediombo dengan pasir putih dan pepohonannya. Foto : Hari
Pantai Wediombo dengan pasir putih dan pepohonannya. Foto : Hari

GIRISUBO, (KH) — Gunungkidul sebagai daerah yang terletak di ujung timur selatan DIY ­mempunyai potensi wisata yang sangat banyak, salah satunya adalah wisata pantai yang berderet dari barat ke timur peraiaran Gunungkidul.

Salah satu pantai yang digandrungi wisatawan adalah Pantai Wediombo. Pantai ini berada di ujung timur dan dekat dengan  perbatasan Kabupaten Wonogiri, Jawa tengah. Lokasi tepatnya di Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, sekitar 40 km arah tenggara kota Wonosari, Ibukota Kabupaten Gunungkidul.

Dalam bahasa jawa , kata wedi berarti pasir, sedangkan ombo berarti luas, jadi Wediombo memiliki arti pasir yang luas. Sesuai dengan namanya, kondisi Wediombo memiliki pantai yang berpasir putih dengan areal yang cukup luas, memanjang di bibir pantainya.

Selain pasirnya yang putih , Wediombo juga memiliki banyak susunan karang dengan bentuk yang khas. Batu karang yang menghadap ke laut tersebut biasa digunakan para pemancing untuk mencari ikan. Pantai ini juga dikelilingi perbukitan yang hijau. Ada yang berbeda dengan pantai ini dibanding dengan pantai yang lain di Gunungkidul.

Kalau pantai di Gunungkidul kebanyakan panas menyengat, hal ini tidak akan dirasakan di pantai Wediombo. Banyak pohon yang rindang yang dapat digunakan untuk berteduh setelah lelah bermain air dan pasir.

Untuk memasuki kawasan Pantai Wediombo, wisatawan wajib membayar biaya retribusi sebesar Rp. 5000. Walaupun lokasinya yang jauh dan terpencil, Pantai Wediombo mampu menyedot wisatawan untuk berkunjung.

Fasilitas yang disediakan pun lumayan memadai. Berderet kios-kios penjual makanan dan minuman, serta hasil tangkapan laut. Mushola dan kamar mandi umum juga bisa ditemui di kawasan wisata ini.

Di awal tahun ini banyak wisatawan dari luar kota yang meluangkan waktunya untuk liburan ke Pantai Wediombo. Akan tetapi ada yang sedikit membuat kecewa beberapa pengunjung, yaitu sampah yang berserakan.

“Ya agak kecewa sih mas, soalnya di foto bersih. Tapi ini juga harus jadi tanggung jawab bersama, para wisatawan juga harus sadar kalau membuang sampah sembarangan itu tidak baik,” ujar Yanto salah satu wisatawan dari Semarang.

“Ayo kita jaga sama-sama kebersihan pantai ini, biar kalau foto dan dijadikan DP (display picture) ndak bikin malu,” tambah Yuli salah satu wisatawan. (Hari/Tty)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar