Pasca Operasi Usus Wahyu Indarto Tergolek, Operator Madrasah Salurkan Santunan

oleh
Penyerahan bantuan untuk Wahyu Indarto dari OPM. KH

KARANGMOJO, (KH),– Operator Madrasah (OPM) Gunungkidul jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) tergerak menyalurkan bantuan kepada Wahyu Indarto. Remaja yang tinggal di Karangwetan, Ngipak, Karangmojo, Gunungkidul, Yogyakarta ini alami kelainan usus sehingga harus menjalani operasi.

Perawatan pasca operasi pembuatan saluran pembuangan kotoran sangat berdampak pada ekonomi Ngatimin, ayah dari Wahyu Indarto. Hasil dari pekerjaan sebagai petani tak cukup mampu diandalkan untuk membeli segala jenis keperluan bagi anaknya.

Koordinator OPM, Solikhin mengutarakan, melihat kondisi Wahyu Indarto komunitas OPM kemudian bergerak melakukan penggalangan dana dari anggota dan sumber-sumber lain.

“Terkumpul dana Rp. 2.350.000. selain diberikan dalam bentuk uang, juga diwujudkan berbagai kebutuhan untuk Wahyu,” kata dia Selasa, (17/8/2019).

Pihaknya berharap, bantuan dapat meringankan beban Ngatimin dalam merawat anaknya. Pasca operasi Wahyu memang harus mendapat perawatan eksta dari keluarganya. Sebab, selain mengalami sakit serius kelainan usus, Wahyu juga merupakan penyandang disabilitas.

Riwayat sakit yang dialami Wahyu bermula dengan adanya kelainan usus. Tindakan operasi yang dilakukan terpaksa harus membuat saluran pembuangan kotoran di seputar perut. Usai dioperasi Wahyu tak dapat leluasa beraktivitas. Ia lebih banyak berada di tempat tidur.

“Kami perlu Pampers sehari semalam 4 pack, Colostomy bag 1 hari 1 pack, susu dan lain-lain, terimakasih atas bantuannya,” kata Ngatimin dalam kesempatan berbeda. Belakangan ini ia menerima santuan dari berbagai pihak.

Dirinya bersyukur dan berterimakasih ada pihak-pihak yang telah peduli. Aneka bantuan termasuk dari komunitas OPM MI Gunungkidul akan digunakan untuk upaya pengobatan dan perawatan anaknya. . (Kandar)

Komentar

Komentar