Pasar Nglegi Identik Dengan ‘Sego Gudhangan’

oleh
Aktivitas di Pasar Nglegi. KH/ Edo
Aktivitas di Pasar Nglegi. KH/ Edo

PATUK, (KH) – Pasar Nglegi merupakan pasar tradisional yang berada di Desa Nglegi Kecamatan Patuk. Pasar Nglegi adalah pasar desa yang dikelola oleh Desa Nglegi.

Di pasar ini berbagai barang dan hasil pertanian diperjualbelikan. Lurah Pasar Nglegi Tri Suhartanto (40) menjelaskan, ada 40 pedagang yang aktif berjualan di setiap hari pasaran. Mereka seluruhnya menempati los pasar. Luas keseluruhan los Pasar Nglegi ini 900 meter persegi. Meskipun pasar ini termasuk kecil, tetapi aktivitas jual beli setiap hari pasaran Pahing dan Wage di pasar ini cukup ramai.

Para pedagang dikenakan biaya sewa los pasar dengan retribusi Rp 1.500,- untuk sekali masuk pasar. “Pedagang yang berjualan paling banyak dari warga sekitar sini, yang dari luar kota hanya Cawas dan Klaten,” jelas Tri.

Pasar Nglegi ini identik dengan aneka makanan tradisionalnya. Makanan yang paling menarik di pasar ini adalah Sega Gudhang yang dibuat dari parutan kelapa, daun nikir, daun bayam, daun pepaya, kecambah, dan kacang panjang yang dipadukan jadi satu.

Berbagai macam barang lainnya yang diperjualbelikan di pasar ini seperti: sembako, hasil pertanian, sayuran, dan makanan cepat saji.

Tri Suhartanto menambahkan, dagangan yang banyak laku terjual adalah jenis sembako dan makanan tradisional. Menurutnya, para pembeli lebih suka dengan makanan tradisional yang tanpa bahan pengawet dan higienis. (Edo).