Pantai Baron Porak Poranda Diterjang Ombak Dan Banjir

Pantai Baron rusak akibat banjir dan ombak. KH/ Wibowo.

TANJUNGSARI, (KH),– Dampak adanya siklon tropis Cempaka tak hanya mengakibatkan bencana banjir dan longsor di kawasan pemukiman penduduk masyarakat Gunungkidul. Akan tetapi adanya cuaca ekstrim tersebuk juga membuat rusaknya destinasi wisata.

Destinasi wisata terdampak banjir dan tingginya gelombang yakni Kawasan Pantai Baron, di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pantai ini rusak parah akibat terjangan banjir dari sungai bawah tanah dan hantaman ombak hingga mengakibatkan abrasi air laut.

Tim Search And Resque (SAR) setempat meminta kepada wisatwan untuk berhati-hati dan tidak mendekati kawasan aliran sungai bawah tanah. Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Marjono kepada mengatakan, banjir yang terjadi di sungai Baron membuat kawasan tersebut rusak berat.

“Yang rusak diantaranya kawasan Tempat Penjualan Ikan (TPI) dan tergerusnya kawasan pasir yang berada di area parkir kapal nelayan,” ungkap Marjono, Sabtu, (2/12/2017)

Namun demikian pantai dinilai aman untuk dikunjungi, akan tetapi, Marjono meminta para wisatawan untuk tidak bermain air di aliran sungai yang berada di sisi Barat Pantai. Pasalnya dampak dari banjir membuat aliran sungai di Pantai Baron menjadi tergerus cukup dalam.

“Kedalaman jalur sungai menjadi antara 3 hingga 4 meter. Ini banjir terbesar yang terjadi di sungai Pantai Baron,” tuturnya.

Menghadapi musim libur panjang akhir desember nanti pihaknya akan melakukan antisipasi atau lebih fokus melakukan kawasan sungai karena jauh lebih dalam dari sebelumnya. Untuk langkah pengamanan wisatawan, semua peralatan baik jet ski, kapal serta semua personil akan dikerahkan.

Meski terjadi kerusakan, Pantai Baron tidak akan ditutup untuk wisatawan. Penutupan sejumlah destinasi wisata hanya diberlakukan terhadap sejumlah destinasi wisata minat khusus.

Sebagaimana disampaikan Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Hary Sukmono, sedikitnya ada lima destinasi wisatawa minat khusus yang ditutup.

Beberapa destinasi dilarang dibuka untuk kegiatan wisata, diantaranya; Gua Pindul, Gua  Jomblang, Sri Gethuk, Gua Ngingrong, dan Kali Suci.

“Bagi wisatawan yang ingin berlibur ke Gunungkidul kami rekomendasikan sementara waktu untuk menikmati keindahan pantai,” tukas Hary. (Wibowo)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar