Nyata Tingkatkan Taraf Hidup, Koperasi Tani Ternak Margo Dadi Nglipar Juara Nasional

Pengurus koperasi mengadakan pertemuan dengan Bupati Gunungkidul, Badingah. (Humas Bidang IKP)

WONOSARI, (KH),– Koperasi Tani Ternak Margo Dadi Padukuhan Nglipar Kidul, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul meraih juara 1 pada lomba Kelembagaan Ekonomi Petani tingkat nasional.

Senin, (2/10/2017), pengurus mengadakan audiensi dengan Bupati Gunungkidul, Badingah di ruang rapat bupati. Pada kesempatan tersebut, Ketua Koperasi Margodadi, Mudakir meriwayatkan, Koperasi Tani Ternak Margo Dadi berdiri tahun 1984. Saat itu merupakan kelompok tani ternak, lalu pada tahun 2014 menjadi Koperasi dengan BH Nomor 09/518/BH/XV.2/I/XI/2014.

“Anggota mendapat manfaat nyata dengan keberadaan kelompok. Salah satunya koperasi dapat memangkas rantai penjualan. Urusan jual beli tidak lagi melibatkan makelar atau penjual sapi/ blantik,” katanya.

Koperasi yang beranggotakan 60 warga ini juga melayani pembelian sapi milik warga atau anggota. Sehingga, penjualan sapi oleh anggota yang bertujuan peremajaan sapi dapat langsung terealisasi karena sapi yang dibeli oleh koperasi dibayar secara cash atau tunai. Tidak seperti jika dijual ke blatik yang pembayarannya terkadang dicicil.

Lanjut Mudakir, saat ini koperasi memiliki aset sebanyak Rp. 716 juta. Dampaknya bagi kesejahtaraan anggota juga cukup jelas. Mudakir menyebut, dahulu sebanyak 56% anggota merupakan keluarga pra sejahtera.

“Namun sekarang tinggal 14 % saja yang masih kategori prasejahtera. Rata-rata tingkat pendidikan keluarga sebagian besar sudah mencapai jenjang SMA bahkan ada yang Perguruan tinggi,” terang Mudakir.

Prestasi keberhasilan lainnya, koperasi saat ini juga sudah memiliki gedung sendiri yang dibangun menghabiskan total biaya sebanyak Rp. 260 juta. Swadaya anggota untuk pembangunannya mencapai hampir 75 %.

Dibalik kemajuan koperasi Margo Dadi, masih terdapat kendala yang belakangan menghambat kelancaran salah satu pelayanan koperasi bagi masyarakat. Permasalahan permodalan menjadi kendala akhir-akhir ini, karena semakin banyaknya warga yang menjual sapi ke koperasi.

“Kami berharap ada layanan perbankan yang memberikan permodalan dengan bunga ringan,” harap Mudakir.

Sementara itu, atas prestasi Koperasi Margo Dadi, Bupati Gunungkidul, Badingah mengaku bangga. Dirinya berharap kesenjangan ekonomi di masyarakat dapat teratasi dengan keberadaan koperasi.

“Menang dalam sebuah perlombaan bukan tujuan utama, namun untuk  memberikan motivasi kepada kelompok agar terus maju dan berkembang sehingga anggota akan lebih sejahtera,” ujarnya. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar