Nurlaila dan Alfi Terpilih Menjadi Duta Konselor Remaja Gunungkidul 2016

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Nurlaila dan Alif Setioko. KH/S.Yanto
Nurlaila dan Alif Setioko. KH/S.Yanto

WONOSARI, (KH)- Dua orang pelajar, Alfi Setioko dan Nurlaila akhirnya terpilih menjadi duta konselor remaja Kabupaten Gunungkidul 2016 setelah melewati beberapa tahap seleksi.

Nurlaila, seorang siswi SMP 2 Playen mampu meraih nilai tertinggi mengalahkan peserta lain, bahkan peserta siswa SMA. Dalam pemaparan makalah yang ia susun, Nurlaila mengambil isu pernikahan dini sebagai materi utama. Selain itu ia juga memberikan presentasi tentang pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan di kalangan pelajar.

“Kita tahu banyak pelajar yang hamil di luar nikah sehingga mereka harus menikah di usia dini. Saya ingin mengajak teman-teman pelajar khususnya cewek untuk bisa menghindari hal ini,” ucap Putri.

Sementara Alfi pada pemilihan duta konselor remaja kali ini menyajikan gagasan hebat dalam mewujudkan remaja yang sehat sehingga mampu menarik simpati dewan yuri untuk memilihnya sebagai peserta yang terbaik.

Pelajar SMAN 2 Wonosari ini mempresentasikan, bahwa di lingkungan sekolah perlu didirikan sebuah organisasi khusus yang menangani tentang kesehatan dan perkembangan remaja. Menurutnya selama ini belum ada wadah khusus yang bisa menjembatani permasalahan kehidupan remaja guna mendapatkan solusi terbaik.

“Selama ini pelajar malu bila mengadu tentang sex dan perkembangan remaja secara umum. Jadi organisasi itu nantinya bisa berfungsi sebagai teman dan solusi,” jelas Alfi.

Selain hal tersebut, Alfi juga mengangkat tema peran orang tua dalam perkembangan remaja serta peran pemerintah dalam mendukung larangan tempat merokok.

Menurutnya, pemerintah belum sepenuhnya mendukung kampanye tentang larangan merokok. Perda tentang larangan merokok pada tempat-tempat tertentu dinilai tak akan cukup efektif bila tak didukung sarana dan fasilitas lainnya.

Event pemilihan duta remaja konselor 2016 merupakan ajang yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Gunungkidul bagi pelajar SMP maupun SMA/SMK. Para duta remaja ini nantinya memiliki tanggung jawab untuk turut mempromosikan program-program kesehatan dari pemerintah khususnya pada remaja.

Sebelumnya, dari keseluruhan pendaftar yang mengirimkan makalah telah diseleksi 20 besar pada awal September 2016. Peserta tersebut kemudian diseleksi lanjut pada tahap wawancara dan tes kesehatan.

Pengumuman juara duta remaja konselor Gunungkidul telah diumumkan pada acara Kampanye Sehat Remaja 2016 di SMAN 1 Tanjungsari, Kamis (22/9/2016). (S.Yanto).

Komentar

Komentar