Nguri-uri Lagu Ciptaan Manthous, Seniman Seniwati Gunungkidul Ngumpul

oleh
Pemotongan tumpeng oleh Wakil BUpati Gunungkidul, Immawan Wahyudi dalam rangka peringatan ulang tahun SSGK ke 1. KH

WONOSARI, (KH),– Seniman Seniwati Gunungkidul (SSGK) berkumpul di Taman Kuliner Wonosari, Rabu, (10/10/2018) malam guna memperingati terbentuknya komunitas tersebut tepat satu tahun yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut SSGK menggelorakan spirit ‘Nguri – uri Lagune Pak Manthous’. Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan pula penggalangan dana dari para seniman.

Ketua SSGK, Joko Iswanto mengatakan, tiap seniman diminta untuk berkontribusi senilai Rp. 10 ribu. Dana solidaritas tersebut sediannya akan digunakan untuk  membantu para seniman yang terkena musibah.

“SSGK terbentuk bertujuan untuk nguri-uri atau melestarikan seni budaya yang ada di Gunungkidul. Di samping itu banyaknya seniman dari berbagai daerah yang bertemu agar saling kenal dan lebih akrab,” papar Joko Iswanto.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Pelestarian dan Warisan Budaya Dinas Kebudayaan Gunungkidul, H. Chairul Agus Mantara, S.I.P., M.M., menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun kepada SSGK.

Menurutnya, Campursari menjadi seni budaya yang adiluhung. Sayangnya, saat ini seni budaya campur sari ini sudah mulai berubah meniru gaya dari timur (Jawa timuran dan Banyuwangi). Bukan lagi murni Campursari asli dari Gunungkidul yang diciptakan oleh maestro Campursari, Manthous.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga meminta SSGK untuk mengurus Surat Organisasi Kebudayaan (SOK) lengkap dengan AD/ART. Kedepan akan ada fasilitasi melalui program pelestarian kebudayaan dari Dinas Kebudayaan.

“Semoga SSGK bertumbuh menjadi besar dan selalu kompak dalam membangun dunia seni budaya Kabupaten Gunungkidul,” harap Agus Mantara.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul, Dr. Drs H Immawan Wahyudi SH MH mengapresiasi langkah komunitas seniman tersebut. Pihakya berterimakasih seniman seniwati telah berupaya nguri-uri lagu ciptaan Manthous. ,

“Programkan untuk pentas di taman kuliner misalnya 2 minggu sekali untuk menunjukkan implementasi nguri-uri seni budaya. Mestinya Dinas kebudayaan akan mendukung program semacam ini,” tukas Immawan.

Peringatan ulang tahun secara simbolis dilakukan pemotongan tumpeng oleh Immawan Wahyudi kemudian diserahkan kepada Ketua SSGK, Joko ISwanto.(Kandar)

Komentar

Komentar