Nabung 11 Tahun Mantan Pejuang Akhirnya Berangkat Haji

Adi Mulyono Ngatiran dan istri. KH/ Wibowo.

PLAYEN, (KH),– Pergi ke tanah suci untuk melaksanakan rukun islam yang ke lima atau ibadah haji adalah harapan setiap muslim. Terasa sempurna lagi jika ibadah tersebut dilaksanakan bersama istri tercinta.

Seperti yang dilakukan oleh Adi Mulyono Ngatiran, calon haji warga Padukuhan Dengok VI, Desa Dengok, Playen, Gunungkidul tersebut akhirnya mendapat kesempatan berangkat ke tanah suci 3 Agustus 2017 mendatang.

Ditemui dirumahnya, Kamis 27 Juli 2017  kakek sembilan cucu ini mengatakan, biaya haji dia kumpulkan selama 11 tahun. Uang yang dikumpulkan merupakan hasil bertani dan sisa gaji sebagai anggota veteran. Adi Mulyono Ngatiran merupakan veteran yang berjuang pada tahun 1948 silam.

“Saya daftar haji pada tahun 2010 silam dan baru bisa berangkat tahun ini,” ujar kakek 89 tahun ini di dampingi istrinya Sumikem di Padukuhan Dengok RT22, RW06.

Diusianya yang hampir menginjak 90 kakek yang memiliki 4 anak ini tetap semangat mempersiapkan keberangkatan haji. Meski kondisi fisiknya mulai melemah karena faktor usia, Adi Mulyo mengaku sangat bersykur bisa diberi kesempatan melaksanakan ibadah haji.

“Kesempatan ini sudah saya tunggu bertahun-tahun, semoga semua lancar dan dimudahkan,” katanya.

Tidak ada persiapam khusus yang dilakukan Adi Mulyono dan istri untuk berangkat ke tanah suci. Hanya beberapa stel pakaian, selimut dan baju hangat. Tidak lupa calon jamaah haji ini juga membawa obat pribadi, makanan ringan dan uang saku yang sudah dimasukan dalam koper.

Dibantu anak ketiganya, kakek Adi Mulyono juga membawa vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh. Mengkonsumsi vitamin memamg biasa dilakukannya. Hal tersebut dilakukan agar selama melaksanakan jamaah haji di tanah suci diberi kelancaran.

“Tahun 2016 lalu kita sudah diberi prioritas berangkat karena pertimbangan usia, tapi dananya belum ada. Akhirnya kesempatan berangkat tahun ini tabungan sudah mencukupi,” kata Adi Mulyono.

Jadi Haji Tertua Di Yogyakarta 

Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul mencatat Adi Mulyono merupakan haji dengan umur tertua yang berangkat pada tahun 2017 . Adi Mulyono akan diberangkatkan bersama 370 calon jamaah haji lainya yang terbagi dalam dua kloter.

“Bapak Adi Mulyono merupakan haji tertua yang memang tahun sebelumnya telah mendapat prioritas keberangkatan,” kata Mukotip, PLT Kepala Kementerian Agama Gunungkidul kepada sejumlah media.

Untuk mengantisipasi jamaah haji yang berusia lanjut, pihak kementerian agama Kabupaten Gunungkidul sudah menyiapkan dokter dan tenaga medis. Selain itu juga ada petuga kloter yang akan terus mendampingi jamaah haji selama di tanah suci.

Kakek Adi Mulyono berharap seluruh perjalanan ibadanya di tanah suci dapat berjalan lancar dan kembali ke tanah air menjadi haji mabrur. (Wibowo)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar