Minat Baca Napi Tinggi, Rutan Gunungkidul Adakan Pelatihan Menulis

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rutan Kelas II B Wonosari. KH

WONOSARI, (KH)— Rutan Gunungkidul bekerja sama dengan pegiat sosial, Gema Hanggarsih Tiftazani mengadakan pelatihan menulis bagi para warga binaan pada Sabtu, (6/5/2017) di aula Rutan Wonosari, Gunungkidul dengan menghadirkan narasumber Aishworo Ang.

Kegiatan ini dilakukan sebgai tindak lanjut hasil riset Gema Hanggarsih yang menyebutkan tingginya minat baca para napi.

Acara dibuka oleh Kasubsie Layanan Rutan Wonosari, Wahyudi, SH. Dalam sambutanya, ia berharap agar warga binaan menggunakan sebagian waktunya untuk membaca dan menulis.

Sementara Aishworo dalam uraian materinya mengatakan bahwa penjara adalah salah satu tempat terbaik  untuk menulis.

“Buya Hamka, Tan Malaka, Pramudya menyelesaikan karya besar mereka di penjara,” paparnya

Aishworo menambahkan, bahwa menulis itu sesungguhnya mudah dan bisa dilakukan siapa pun asal ada keinginan kuat

“Tidak harus sarjana dan yang berpendidikan tinggi. Tidak sedikit contohnya, orang yang tidak mengenyam sekolah tapi mampu menulis buku yang bagus,” lanjutnya.

Penulis novel MARS tersebut menjelaskan bahwa salah satu cara menulis adalah dengan banyak membaca

“Rajin-rajinlah membaca kemudian usahakan untuk menabung kata sebanyak-bnyaknya,”

Tak lupa Aish menambahkan, untuk mengulang-ulang kembali tulisanya dan membandingkannya dengan karya-karya penulis yang sdh berpengalaman.

“Dari sana kita akan bisa mengetahui kekurangan-kekurangan tulisan kita,” ujarnya

Kegiatan yang diikuti 25 peserta tersebut berlangsung menarik, banyak peserta yang bertanya dan memberi tanggapan. (Kandar)

Komentar

Komentar