Menjadi Sekolah Siaga Kependudukan, SMAN 2 Wonosari Cegah Pernikahan Dini

oleh
Peresmian SMAN 2 Wonosari sebagai Sekolah Siaga Kependudukan. KH

WONOSARI, (KH),– SMAN 2 Wonosari diresmikan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) DIY sebagai Sekolah Siaga Kependudukan, Kamis, (11/10/2018).

Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Sudjoko MSi ketika membacakan Sambutan Bupati Gunungkidul berharap, Sekolah Siaga Kependudukan dapat berperan mencegah terjadinya pernikahan dini.

“Selain siswa dapat lebih mendalami problematika seputar kependudukan dan secara langsung terlibat mengatasi. Selain itu, pengetahuan lain juga patut diketahui dan dilakukan pencegahannya oleh pelajar, seperti obat terlarang atau narkoba,” papar Sudjoko.

Menurutnya, SMAN 2 Wonosari merupakan satu-satunya sekolah di Gunungkidul yang saat ini memiliki komitmen untuk siaga kependudukan. Pelajar di SMAN 2 Wonosari diharapkan memiliki semangat terlebih dahulu untuk menuntaskan belajar dan mengembangkan diri daripada menikah diusia dini.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Wonosari, Sumardi mengatakan, dengan dibentuk dan diresmikannya SMAN 2 Wonosari sebagai Sekoah Siaga Kependudukan siswa akan memiiki  banyak kesempatan dan berpeluang mempelajari banyak hal terkait kependudukan.

“Lantas ikut terlibat juga mengantisipasi dan mengatasi permasalahan yang muncul di masyarakat,” ujar Sumardi.

Pihaknya meminta dukungan dari banyak pihak agar sekolah benar-benar mampu memberikan kontribusi dan ikut andil dalam menangani atau mencegah problematikan kependudukan. (Kandar)

Komentar

Komentar