Mayat Perempuan Ditemukan Meninggal Dunia Dengan Kondisi Celana Melorot

oleh
Mayat seorang karyawan ditemukan meninggal dunia di dalam mess. foto: Polsek Wonosari.
Mayat seorang karyawan ditemukan meninggal dunia di dalam mess. foto: Polsek Wonosari.

WONOSARI, (KH),– Mayat perempuan keturunan Tionghoa, Tan Lan Hwa Angela (Angela) seorang karyawan CV Glori Persada Manunggal ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Sabtu, (19/1/2019).

Korban ditemukan di mess karyawan yang berada di Padukuhan Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.

Perempuan kelahiran Surabaya, 20 Desember 1966 ini ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tengkurap dengan posisi celana agak melorot.

Kapolsek Wonosari, Kompol Sutama, S.I.P menginformasikan, penemuan korban berawal dari kecurigaan Security perusahaan, Budi Kahono yang merasa jarang melihat korban dalam beberapa hari terakhir.

“Saksi pernah dimintai korban untuk membelikan obat pereda flu yang dihirup. Korban juga berpesan kepada saksi jika ada perlu diminta agar mengetuk pintu,” terang Kompol Sutama.

Saksi lain, petugas jaga malam, Yurianto dan Security, Iksas Fajar juga semakin curiga setelah Jum’at, (18/1) malam mencoba mengetuk pintu mess namun tak ada jawaban.

Atas arahan pimpinan perusahaan, Budi Kahono mengajak warga dan perangkat desa setempat untuk bersama-sama melihat situasi di dalam mess. Mereka masuk ke dalam dengan cara paksa.

“Sabtu, (19/1) ketiga saksi bersama warga mencongkel candela agar dapat masuk. Setelah berhasil masuk mereka melihat korban sudah dalam posisi tergelatak di lantai dalam keadaan meninggal dunia,” papar Kompol Sutama.

Perihal penemuan mayat tersebut lantas dilaporkan ke petugas kepolisian. Dari pemeriksaan tim inafis Reskrim Polres Gunungkidul dan petugas medis ditemukan beberapa obat-obatan yang habis diminum. Seperti penghilang rasa sakit, obat flu, obat maag, obat asam urat, ctm, dan antalgin.

“Ada juga sisa muntahan berwarna mirip kopi. Pipi kanan korban juga tertempel koyo. Diduga korban sebelumnya mengalami sakit,” jelas Kompol Sutama lagi.

Menurut hasil pemeriksaan pula, di tubuh korban tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Jasadnya kemudian dibawa ke RSUD Wonosari. (Kandar)

Komentar

Komentar