Mau Terbang Pakai Flyboard Di Baron? Sabar, Pengelola Baru Siapkan Perijinan

Flyboard diuji coba di Pantai Baron, Kecamatan Tanjungsari. KH/ Bara.

GUNUNGKIDUL, (KH),– Jenis permainan atau olahraga air yang tergolong baru bernama flyboard dimungkinkan akan segera hadir di Gunungkidul. Setelah melakukan uji coba beberapa waktu lalu di Pantai Baron, Gunungkidul, pengelola menilai kondisi air layak dan cukup potensial.

“Air mendukung. Idealnya memang kedalaman air minimal 1,5 meter. Rencana pembukaan sarana permainan air flyboard ini menunggu beberapa tahapan perijinan yang sedang kami upayakan,” kata pemilik seperangkat alat flyboard, Edi Suryono, Kamis, (5/10/2017).

Warga Klaten ini mengungkapkan, dirinya telah menjalin komunikasi sebagai bentuk permohonan ijin atau ‘permisi’ ke Pemkab Gunungkidul terkait rencana pembukaan layanan wisata berupa sarana olahraga atau permainan air yang memompa adrenalin itu.

Selain itu, pembicaraan awal dengan Dinas Pariwisata Gunungkidul juga telah ditempuh mengenai hal-hal yang mesti dipersiapkan agar niatnya menghadirkan ragam baru layanan jasa didunia pariwisata di Gunungkidul  terealisasi.

“Kami sempat menemui Ibu Bupati dan Pak Sekda, beliau mendukung karena menambah daya tarik wisata,” terang Edi.

Tak hanya itu, beberapa pihak yang berkaitan juga akan ditemui guna mendukung kelancaran usaha jasa yang dijalankan. Diantaranya Pokdarwis atau tokoh masyarakat lokal dan tim SAR setempat. Edi ingin semua prosedur yang ada dapat terpenuhi. Dirinya saat ini juga tengah mempersiapkan agar setiap pengguna jasa permainan flyboard mendapat asuransi. Bahkan sebelum dibuka, Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Hidup (SPPL) dari instansi terkait diupayakan dapat dipenuhi.

Terkait rencana penentuan tarif dirinya akan mematok biaya yang lebih rendah daripada jasa permainan serupa yang diterapkan di Pulai Bali selama ini. Disebutkan, tarif dibagi menjadi dua jenis berdasar hari layanan. Untuk hari Senin-Jumat varian biayanya antara lain; tiap 20 menit sebesar Rp. 500 ribu, 10 menit sebesar Rp. 250 ribu, dan tandem Rp. 125 ribu. Sementara hari Sabtu-Minggu untuk tiap 20 menit sebesar Rp. 600 ribu, 10 menit sebesar Rp. 300 ribu serta tandem sebanyak Rp. 150 ribu.

Terpisah, Sekertaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hari Sukmono ketika dihubungi menganggap bahwa munculnya flyboard di Pantai Baron sebagai diversifikasi atraksi wisata sehingga bisa menambah daya tarik wisata.

“Sebagai alternatif kegiatan wisata dan bisa memberi hiburan tersendiri kepada wisatawan. Yang perlu diperhatikan adalah keselamatan wisatawan serta kontinuitas kegiatan tersebut,” jelasnya.

Keseimbangan, merupakan kunci teknik bermain flyboard. KH/ Bara.

Keseimbangan, Kunci Teknik Bermain Flyboard

Agar dapat terbang bak superhero, Iron Man, bermain flyboard dibutuhkan keseimbangan badan yang baik. Deny, operator flyboard sedikit berbagi pengalaman. Menurutnya, olahraga ini memadukan antara snowboard, ski, dan kemampuan mengendalikan keseimbangan saat terbang.

“Kita bisa naik karena dorongan air yang dipompa dari jetsky melalui perantara selang khusus. Tekanan air itu yang membuat kita bisa terbang ke atas, sementara pengendali tekanan dari atau berada di jetsky,” urainya.

Ragam permainan lain yang mirip dengan flyboard yakni jetpack. Bedanya, jetpack tidak dinaiki atau diinjak dengan kedua kaki, melainkan digendong layaknya tas ransel. Jika memungkinkan, jenis permainan tersebut juga akan dihadirkan di Gunungkidul. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar