Masa Panen Padi MH II Sudah Dimulai di Zone Utara

oleh
Pengukuran ubinan hasil panen padi di Kecamatan Ngawen. Dok: Dispertan GK.

NGAWEN, (KH),- Pertanian padi sawah untuk Musim Hujan (MH) II Tahun 2018 di wilayah zona utara Kabupaten Gunungkidul sudah memasuki masa panen. Hal ini ditandai dengan telah dilakukannya pengukuran ubinan.

Pengukuran ubinan adalah pengumpulan data produktivitas yang dilaksanakan pada waktu petani panen dengan pengukuran langsung di lapangan pada plot berukuran 2,5 m x 2,5 m oleh Petugas Data Kecamatan Ngawen (Mantri Tani). Pengukuran dilakukan di beberapa lokasi, seperti di Dusun Nologaten dan Kranggan, Desa Jurangjero, Kecamatan Ngawen pada Selasa lalu (15/5).

Di Kelompok Tani Ngudi Makmur, Dusun Nologaten, menanam tanaman padi seluas 22 ha dengan varietas Ciherang dan IR 64. Berdasar pengukuran ubinan tersebut, diperoleh produktivitas sebesar 82,92 kuintal untuk varietas Ciherang dan 75,74 kuintal untuk varietas IR 64.

Sedangkan di Kelompok Tani Ngudi Mulyo, Dusun Kranggan, luas panen mencapai 51 ha dengan lebih banyak varietas yang ditanam, Mikongga, IR 64 dan Ciherang. Untuk masing-masing varietas, produktivitas yang diperoleh sebesar 71,77 kuintal, 72,88 kuintal dan 66,27 kuintal.

Dengan adanya beberapa wilayah yang sudah memasuki masa panen padi ini, diharapkan dapat menambah stok pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Gunungkidul dan pada umumnya di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. (Kandar/ Kom Publik Dispertan GK)

Komentar

Komentar