Mandikan Ternak di Sungai Agar Hemat Air

oleh

PLAYEN, Kabarhandayani,– Aliran air sungai merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Airnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Terlebih pada musim kemarau, air sungai mampu menjadi alternatif berbagai pemanfaatannya. Salah satunya adalah air Sungai Oya yang dimanfaatkan oleh warga untuk memandikan ternaknya.

Pantauan Kabarhandayani pada Jumat (23/5/2014), terhitung sekitar 13 warga yang secara bergantian memandikan ternaknya di sepanjang alur Sungai Oya yang melintas di wilayah Kecamatan Playen dan Kecamatan Patuk. Jumlah ternak yang dibawa warga pun bervariasi, mulai dari 1 hingga 4 ternak sekaligus.

Sutarti (49), warga Padukuhan Wonolagi Desa Ngleri Kecamatan Playen menjelaskan, posisi rumahnya yang dekat dengan sungai membuat ia memilih memandikan ternaknya berupa sapi sejumlah 2 ekor di sungai dibandingkan memandikan sapinya di sumber air dekat rumah, karena memudahkan untuk membersihkan sapi dan menghemat air karena sudah mendekati musim kemarau.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ismiyati (30), warga Padukuhan Kalinampu Desa Pengkok Kecamatan Patuk, ia memilih memandikan beberapa sapinya di sungai. “Lebih mudah memandikan hewan ternak di sungai jadi kotorannya tidak mencemari udara, kan langsung terbawa arus air sungai,” jelas Ismiyati. (Mutiya/Jjw)

Komentar

Komentar