Libur Panjang, Retribusi Wisata Diprediksi Masuk Rp. 300 Juta

oleh
TPR utama menuju pantai Baron dan sekitarnya. doc. KH

GUNUNGKIDUL, (KH),– Menghadapi libur panjang selama tiga hari, 30 Maret hingga 1 April besok, Dinas Pariwisata berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Koordinasi dilakukan utamanya guna kelancaran lalu-lintas di jalur utama masuk ke Gunungkidul serta ruas jalur wisata.

Dinas Pariwisata berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisisan guna menyikapi adanya perbaikan jalan di ruas jalan Yogya-Wonosari.

“Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi antrian panjang kendaraan akibat adanya perbaikan jalan,” jelas Sekertaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hari Sukmono, Jumat, (30/3).

Berdasar hasil koordinasi, pihak kepolisian mengambil langkah situasional menghadapi libur panjang. Sebagaimana disampaikan Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko, untuk mengatasi kemacetan arus jalur Yogyakarta- Wonosari, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pelaksana perbaikan jalan.

“kami meminta agar sementara jalur yang sedang diperbaiki agar dibuka semua terlebih dahulu untuk mengantisipasi kepadatan,” kata AKP Mega secara terpisah.

Pada libur panjang kali ini Dinas Pariwisata menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 50 ribu orang. Jumlah tersebut dinilai sangat mungkin terlampaui asalkan cuaca selama hari libur cerah.

“Sehingga selama libur tiga hari ini akan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 300 juta,” harap hari Sukmono.

Pihaknya menginformasikan, wisata minat khusus seperti Goa Jomblang, Gunung Api Purba Nglanggeran dipastikan akan dikunjungi wisatwan dari luar daerah. Sementara untuk saat ini Destinasi Flying Fox yang berada di Kecamatan Gedangsari masih memasuki masa pemeliharaan.

“Pantai masih menjadi tujuan favorit dilanjutkan dengan Air terjun, Cave Tubing dan wisata Gunung,” tukasnya. (Wibowo)

Komentar

Komentar