Lebaran Semakin Dekat, Pasar Mulai Dibanjiri Masyarakat

oleh
Suasana keramaian pasar Argosari mulai terasa. KH/ Kandar.
Suasana keramaian pasar Argosari mulai terasa. KH/ Kandar.

WONOSARI, (KH)— Memasuki libur sekoloah sekaligus hari ke 21 Bulan puasa kali ini Pasar Argosari mulai dibanjiri masyarakat. Hal ini membuat pihak pengelola pasar melakukan sejumlah langkah antisipasi keamanan.

Mantri Pasar, Joko Santoso mengatakan, kunjungan pada Minggu, (26/6/2016) ini merupakan kunjungan yang ramai pertamakalinya, jumlah kenaikan pengunjung diperkirakan mencapai 30 persen lebih. “hari biasa jumlah kumjungan ada 500 orang, kali ini ada sekitar 1500-san,” ungkaap Joko.

Karena kenaikan tersebut, pihaknya bersama satpam petugas keamanan pasar tak henti-hentinya mengingatkan baik kepada pengunjung dan pedagang untuk waspada dan hati-hati. Peringatan menggunakan pengeras suara setiap beberapa jam dilakukan agar pedagang dan pengunjung tidak lali.

“Memastikan barang bawaan pengunjung aman, sedangkan pedagang dihimbau untuk tertib menata barang dagangan dengan rapi, jangan sampai menutup akses jalan,” imbuh Joko.

Selain mulai H-7 nanti ada back up pengamanan dari polisi dan Sat Pol PP, sistem pengamanan pasar oleh satpam akan dibuat 3 sift dengan pola kerja 24 jam. Selain perihal pengamanan, demi terciptanya suasana pasar yang kondusif dirinya juga mengingatkan adanya peraturan mengenai keberadaan pengamen/ pengemis.

“Sebenarnya sudah ada Perda DIY No 1 Tahun 2014 perihal pengemis dan peminta-minta, ancaman hukuman bagi pengemis dan pemberi sudah ditetapkan,” jelas dia.

Namun, realisasinya diakui berbenturan dengan rasa kemanusiaan, bagi pengemis, urai dia, diancam seberat-beratnya maksimal kurungan satu tahun dan denda 10 juta, sedangkan bagi pemberi sanksinya 10 hari kurungan dan denda maksimal satu juta.

“Bila pengunjung dan pedagang menemui dan merasa terganggu dengan adanya pengamen atau pengemis silahkan melapor ke kantor Satpam pasar,” himbau Joko, (Kandar)

Komentar

Komentar