Lebaran Kali Ini, Tamin Mudik Gowes Bandung-Gunungkidul Yang Ke 11 Kali

oleh
Tamin dalam perjalanan mudik Gowes Bandung-Gunungkidul. foto: dok. Tamin.

SEMIN, (KH),– Urusan hobi, Tamin tak mau setengah-setengah. Hobinya naik sepeda selalu dilapiaskan tiap tahun saat datang waktu rutinitas mudik.

Lelaki berusia 49 tahun ini seperti tak punya lelah atau kapok. Bayangkan, Lebaran kali ini merupakan mudik gowes Bandung-Gunungkidul yang ke 11 kalinya.

“Ya memang hobi. Saya merasa mendapat kenikmatan dan kepuasan,” katanya, Senin, (3/6/2019).

Lelaki yang melakukan aktivitas berdagang di perantauan ini menempuh perjalanan bersepeda kurang lebih selama 4 hari sebelum sampai di tempat tinggalnya di Dusun Dawe, Desa Bendung, Kecamatan Semin.

Selama menempuh perjalanan Tamin mengaku tetap berpuasa. Suka duka disela mengayuh sepeda ia rasakan. “Sukanya saat berbuka dan santap sahur di masjid. Saat istirahat malam saya biasa tidur di posko dengan cukup nyaman,” terang bapak dua anak ini.

Berdasar pengakuannya, tantangan berat yang ia hadapi yakni saat melintasi tanjakan disiang hari. Atau saat jalan dimalam hari kemudian kehabisan baterai untuk penerangan. Terkadang ia juga merasa gelisah saat istirahat tidak berada dalam jangkauan sinyal seluler, terlebih baterai HP drop tidak ada fasilitas charger.

Antisipasi agar sepeda ontel tipe Federal yang dikayuh tak mengalami masalah, Tamin juga membawa bekal peralatan kunci bengkel secukupnya. “Saya juga bawa karet rem dan ban dalam,” imbuh Tamin.

Letih yang teramat sangat seolah sirna saat sepeda yang ia naiki melaju memasuki kampung halamannya, Senin, (3/6) petang. Ia tiba di kediamannya sekitar pukul 18:45 WIB, disambut keluarga di Dusun Dawe dengan penuh gembira. (Kandar)

Komentar

Komentar