KPU Kerahkan 2.715 Pantarlih Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

oleh
KPU Sosialisasikan tahapan pemutakhiran data pemilih . KH/ Wibowo.

GUNUNGKIDUL, (KH),– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menyelenggarakan sosialiasi tahapan pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih pemilu serentak 2019, Senin, (16/4/2018).

Pada kegiatan tersebut, Ketua KPU Gunungkidul, Muh Zaenuri Ikhsan meminta Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk melaksanakan tugasnya dengan jujur dalam melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit).

“Pantarlih harus benar-benar melakukan pendataan langsung dari rumah ke rumah,” tegasnya.

Jika tidak, Pantarlih yang  melakukan pendataan secara serampangan akan diberikan sanksi tegas. KPU sebagai penyelenggara Pemilu dengan serius menghimbau Pantarlih dapat bersungguh-sungguh melaksanakan tugasnya.

Sambung Muh Zaenuri Ikhsan, hasil Coklit yang dilakukan oleh Pantarlih akan menentukan jumlah TPS dan jumlah pemilih yang akan mengikuti pemilu 2019 mendatang. Begitu pentingnya validitas data, KPU melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) akan melakukan kontrol kinerja Pantarlih.

“Kontrol terhadap data pekerjaan maupun Coklit by name yang sudah dilaksanakan oleh pantarlih,” imbuh Muh Zaenuri Ikhsan.

Tak hanya melakukan Coklit, Pantarlih juga diminta melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keluarga. Oleh karena itu, metode door to door wajib dilakukan. Adapun pendataan pemilih akan dilaksanakan mulai 17 April hingga 17 mei 2018. Setidaknya KPU mengerahkan 2.715 Pantarlih untuk merempungkan tahapan pemutakhiran data pemilih.

“Kami juga meminta peran aktif masyarakat untuk melaporkan diri jika ada petugas yang belum melakukan pencocokan data pemilih ke warga,” harapnya. (Wibowo)

Komentar

Komentar