Kopi Angkringan Wonosari: Cocok Buat Tempat Ngobrol Bareng Komunitas

oleh
Kopi Angkringan Wonosari. Foto: Istimewa.

WONOSARI, (KH),- Anda dan teman-teman butuh tempat leluasa untuk ngobrol bareng dengan suguhan ala warung angkringan di area Wonosari? Kopi Angkringan Wonosari adalah jawabannya. Lokasinya ada di tengah kota, tepatnya di Jalan Veteran Kepek I Wonosari, hanya sekitar 300 meter di sebelah selatan pertigaan Alun-alun Wonosari.

Ciri khas warung angkringan bernuansa cafe ini berupa aula rumah limasan sebagai area utama. Tempat duduknya berupa kursi babon angrem dan juga meja-kursi cafe minimalis. Daya tampungnya bisa 30-40-an pengunjung.

Apabila ingin menggelar acara dengan peserta lebih banyak lagi, setting tempat duduk secara lesehan di rumah limasan ini juga bisa dilakukan. Tinggal menggelar tikar, ruangan lega tersedia.

Jelas, tempat kuliner ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang mau menggelar acara kumpul-kumpul keluarga, acara RT, acara komunitas, acara kelompok pelajar, dan lain-lainnya. Untuk pilihan menu, apa yang biasa tersaji di warung-warung angkringan pasti tersedia Kopi Angkringan Wonosari ini.

“Di Kopi Angkringan Wonosari, Anda akan menemukan suasana yang mak cless, berbeda dengan lainnya. Kami sediakan tempat yang nyanan utk seluruh anggota keluarga, ada tempat ngobrol.
Tersedia kamar mandi yang bersih,” ungkap Heru Tricahyanto, sang pemilik cafe.

“Kami sediakan aneka makanan ndeso yang sehat. Ada wedangan rempah, jahe kepruk, teh poci, kopi Flores, dan kopi Jawa. Berbagai cemilan juga ada, dari pisgor keju, tahu bacem, dan jadah tempe,” tambah Heru.

Untuk menu makan, cafe ini juga menyediakan menu makan sebagaimana angkringan pada umumnya, yaitu nasi terik tempe dan nasi sambel teri pedas. Heru juga menambahkan, cafe juga menyajikan sayur asem, gudeg tanpa santan, pecel, dan sayur lombok ijo.

“Untuk harga pasti terjangkau. Semua menu makanan dan minuman yang kami sajikan harganya pasti ramah di kantong,” timpal Heru.

Heru, pemilik toko perlengkapan komputer dan pengusaha mebel klasik ini mulai membuka cafe ini sejak Juli 2018 lalu. Sebelumnya, sejak Maret 2018, ia memindahkan rumah limasan dari sebuah desa, dan didirikan ulang di tempat usahanya ini.

Kopi Angkringan Wonosari. Foto: Istimewa.

Ide awal Heru ikut membuka bisnis warung makanan adalah dari pengamatan makin bergeliatnya perekonomian di wilayah Gunungkidul, utamanya kegiatan ekonomi bisnis di kawasan perkotaan Wonosari. Karena telah lama bergelut lama di bidang perdagangan, Heru menjadi paham benar karakteristik perekonomian wilayah Gunungkidul. Ia juga mengenal betul perilaku masyarakat dan konsumen bisnis di wilayah Wonosari.

“Setelah saya perhatikan, makin banyak keluarga dan juga anak-anak muda yang membutuhkan ruang untuk kumpul-kumpul sembari wedangan. Wedangan adalah kebiasaan khas warga Gunungkidul, yaitu berkumpul bersama santai sembari menikmati minuman dan makanan. Karena itu pula, kami membuat warung angkringan ini sebagai tempat kumpul untuk keluarga, komunitas, atau pun rombongan yang sekadar mampir minum kopi setelah beraktivitas di Wonosari,” ujar Heru.

Karena berkonsep sebagai tempat berkumpul untuk berbagai kelompok dan keperluan, maka area luas berupa rumah limasan Jawa menjadi andalan warung ini. Untuk keperluan rombongan yang lebih sedikit, Heru juga menyediakan 2 bangunan khas yang disulap dari kandang khas desa.

Semenjak dibuka sampai saat ini, pengunjung warung angkringan bernuansa kafe ini terus bertambah. Heru yang juga menjadi pemerhati bidang pendidikan dan lingkungan ini semakin mantap berbisnis kuliner, karena ada banyak kelompok atau komunitas yang mempergunakan warungnya tidak sekadar tempat makan-minum, tetapi mereka berkumpul untuk arisan, berdiskusi, dan belajar bersama-sama.

Apabila Anda ingin mencicipi hidangan cafe bernuansa angkringan atau ingin memanfaatkan cafe ini sebagai tempat ngobrol santai bersama keluarga atau komunitas Anda, silakan kontak Heru Tricahyanto atau Nunung di nomor tel/WA 087738500737. (Andriyani).

***

Komentar

Komentar