Kembangkan Di Semin, Perusahaan Sektor Peternakan Butuhkan 1.800 Tenaga Kerja

oleh
Audiensi PT WMU dengan Bupati Gunungkidul. foto: ist.

GUNUNGKIDUL,– (KH),– PT Widodo Makmur Unggas (WMU) akan mengembangkan diri membangun industri peternakan di Wilayah Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul.

Sementara ini, perusahaan berskala besar tersebut telah memulai proses pembangunan industri peternakan ayam yang pertama di Kecamatan Semanu,

Dalam audiensi dengan Bupati Gunungkidul, Hj Badingah, S.Sos., Direktur WMU, Ali Masadi di ruang rapat bupati mengungkapkan, hingga tahun 2021, rencananya PT WMU akan melakukan investasi sektor peternakan ayam hingga senilai Rp. 1 triliun.

“Rencanan pengembangan yang berlokasi di Kecamatan Semin akan menyerap kurang lebih 1.800 tenaga kerja,” kata dia ketika audiensi di ruang rapat bupati, Jum’at, (9/8/2019) lalu.

Ali menambahkan, perusahaannya merupakan anak perusahaan Widodo Makmur Perkasa (WMP) yang bergerak di sektor peternakan sapi, impor sapi, pengawinan silang dan lain-lain.

Adapun PT WMU di Gunungkidul fokus pada peternakan ayam mulai dari penetasan sampai dengan pembuatan makanan olahan, antara lain sosis ayam.

Dalam kesempatan audiensi, Direktur WMU didampingi Direktur Produksi, Drh. Harsono Eddy, Direktur Teknik, Iwan Christanto, Head Of  Corporate Legal, Aldri Siregar, dan Corporate Legal, Andika  Saputra.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos., memberikan apresiasi kepada PT WMU dan menyatakan selalu terbuka terhadap investor yang masuk.

“Namun tetap harus taat pada regulasi yang ada,” pinta dia. Artinya, investor bisa masuk dan beroperasi setelah mendapatkan perijinan.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Gunungkidul, Ir Irawan Jatmiko Msi mengingatkan agar perusahaan  tidak melakukan pembebasan tanah sebelum memegang izin lokasi.

PT WMU diminta harus belajar dari kegiatan di Tanggor dan Sangen, Kecamatan Semanu yang hingga sekarang masih dalam proses pembangunan. Senada dengan Irawan Jatmiko, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Agus Priyanto SH Msi., menyatakan bahwa pemerintah terbuka dan mempermudah masuknya investor. Namun semua tetap harus patuh pada aturan. (Kandar)

Komentar

Komentar