Kelulusan 2017, Peringkat Nilai Program Jurusan IPA SMA Naik

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Gunungkidul, Sukito, S.Pd, MM. KH/ Kandar.

WONOSARI, (KH), — Seperti tahun lalu, dua siswa SMK dinyatakan tidak lulus pada pengumuman kelulusan siswa SMA/ SMK di Gunungkidul tahun 2017 ini. Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Gunungkidul, Sukito, S.Pd, MM, Selasa, (2/5/2017).

“Dua siswa tidak lulus masing-masing berasal dari SMK II Wonosari dan SMK Al Hikmah Karangmojo,” terang Sukito.

Secara rinci disebutkan, siswa SMA sebanyak 1.872 yang mengikuti ujian nasional dinyatakan lulus secara keseluruhan atau seratus persen. Sementara itu dari 5.320 siswa peserta ujian SMK dua diantaranya tidak lulus.

Ditanya mengenai posisi peringkat UN se DIY, Sukito menyebutkan, nilai pelajar khususnya SMA pada salah satu program jurusan mengalami kenaikan. Sementara peringkat SMK masih tetap sama yakni menempati peringkat III di DIY.

“Program IPA sebelumnya peringkat V, sekarang menempati peringkat III di DIY dengan nilai rata-rata 61, 31. Sedangkan Program IPS masih berada di paling bawah, lantas Program bahasa menempati peringkat I,” terang Sukito.

Sukito menilai, pelaksanaan UNBK di kelompok lembaga SMA tidak mengalami masalah berarti. Akan tetapi pelaksanaan di lembaga SMK terdapat beberapa kendala. Diungkapkan, pada pelaksanaan ujian teori kejuruan, soal ujian beberapa mata pelajaran pada lima sekolah tidak muncul. Namun, sesuai dengan jadwal, ujian susulan dapat terselenggara dengan baik.

Sambung Sukito, kendala tidak munculnya soal terjadi di beberapa SMK, diantaranya, SMK N 1 Saptosari, SMK N III Wonosari, SMK MUh Wonosari, SMK Ma’arif Wonosari, dan SMK Ponjong.

“Sementara siswa yang tidak lulus dapat mengikuti ujian ulang atau mengikuti kejar Paket C,” pungkas Sukito. (Kandar)

Komentar

Komentar