‘Kebun Insinyur’ Terapkan Metode Agar Tanaman Berbuah Di Luar Musim

oleh
Pembina Kebun Insinyur, DR. Ir. Wahyu Purwanto, MSIE meninjau lokasi kebun buah yang diuji coba dengan metode penghormonan. KH/ Kandar.

SEMANU, (KH),– Kelompok Tani Sedyo Maju Dusun Gunung Kunir, Desa Candirejo, Kecamatan Semanu, Gunungkidul mengembangkan kebun buah guna mendongkrak perekonomian.

Jenis buah yang dikembangkan sekitar dua tahun terakhir yakni buah Kelengkeng dan Durian. Berupaya untuk meningkatkan produksi hasil panen, kelompok tani menerapkan metode pemberian hormon.

Motode tersebut merupakan rekayasa terhadap tanaman buah agar dapat berbuah sepanjang musim. Dalam penerapan metode tersebut, petani kebun mendapat dampingan dari lembaga atau wadah ‘Kebun Insinyur’, sebuah lembaga kemitraan dan pendamping bidang agrowisata.

Pembina Kebun Insinyur, DR. Ir. Wahyu Purwanto, MSIE., didampingi koordinator wilayah Gunungkidul, Iriawan mengatakan, dalam pendampingan ada dua konsep yang direalisasikan, yakni melakukan penerapan teknologi penanaman buah di daerah yang kering, kemudian di luar itu tanaman diupayakan agar berbuah sepanjang waktu. Atau tak hanya sebatas musiman.

“Kami kenalkan metode penghormonan. Kerjasamanya, petani menyediakan lahan dan merawat tanaman, kami memberikan dampingan penerapan teknologi pemberian hormon dan nutrisi agar tanaman berbuah di luar musim,” jelas dia saat meninjau kebun yang diuji coba di Semanu, Senin, (29/7/2019).

Sambung mantan Rektor Universitas Gunung Kidul (UGK) ini, dari kerjasama yang dilaksanakan petani nanti diharap mendapat hasil dari panen buahnya. Bahkan hasilnya diprediksi akan lebih banyak karena tanaman dapat berbuah kapan saja.

Jika kebun buah berhasil, gagasan selanjutnya untuk mendongkrak perekonomian yakni dengan memanfaatkan wilayah yang menjadi perlintasan jalur wisata menuju Pantai Wedi Ombo tersebut lebih optimal.

“Impiannya di wilayah ini dibangun rest area, sehingga jika ada wisatawan dari pantai dapat mampir,” kata Wahyu lagi.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sedyo Maju, Siswo Suwito (64) mengungkapkan, saat ini telah dilakukan uji coba penghormonan terhadap 55 tanaman buah. Beberapa diantaranya saat ini tengah berbunga.

“Ternayata tanaman buah tumbuh dengan baik dengan suplai air dari PDAM. Sementara ada 3 lokasi. Rencananya akan bertambah lagi lokasi penanamannya,” kata Ketua Kelompok Tani yang memiliki 25 anggota ini.

Komentar

Komentar