Keberpihakan Pada Difabel, Gunungkidul Kalah Dengan Kabupaten Lain

Kepala Dinkes DIY, drg. Pembayun Setyaning Astutie, M.Kes (Kanan). KH/ JNE.

NGLIPAR, (KH),— Dibanding kabupaten lain, keberpihakan kepada kaum difabel Gunungkidul dinilai tertinggal, misalnya dalam memperhatikan kesehatan penyandang disabilitas. Kenyataan tersebut diketahui setelah gunungkidul pertama kalinya melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan khusus difabel.

Itupun terselenggara atas inisiasi Dinsos dan Dinkes DIY serta beberapa pihak lain. Padahal, sebagaimana disebutkan Kepala Dinkes DIY, drg. Pembayun Setyaning Astutie, M.Kes, kabupaten lain telah melaksanakannya beberapa kali.

Bahkan sebagian besar kegiatan tak lagi mengandalkan program dan anggaran dari DIY atau pusat namun melalui APBD masing-masing. “Bantul telah melaksanakan 4 kali kegiatan pemeriksaan kessehatan khusus kaum difabel,” terang . drg. Pembayun Setyaning Astutie, M.Kes ketika hadir pada kegiatan pemeriksaan kesehatan difabel Gunungkidul di Nglipar, Rabu, (19/7/2017).

Selain dapat menunggu adanya program kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari propinsi atau pusat, Gunungkidul diminta bersiap untuk menyelenggarakannya menggunakan APBD.

Dirinya berharap, Gunungkidul kedepan secara mandiri benar-benar dapat melaksanakannya. Tak hanya pemeriksaan yang dilakukan pada momentum sebuah agenda kegaiatan saja, akan tetapi juga melalui lembaga pelayanan kesehatan masyarakat yang ada.

“Tahun depan diharapkan rumah sakit dan puskesmas dapat mengambil peran melayani pemeriksaan kesehatan khusus difabel,” harap drg. Pembayun.

Demi mewujudkannya, dirinya mengaku akan berupaya meningkatkan kompetensi dokter atau tenaga medis di puskesmas dan rumah sakit. (JNE)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar