Ke Gunungkidul, Menkominfo: Para Santri Harus Menangkal Paham Radikal

oleh
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia, Rudiantara saat ke Gunungkidul. KH/ Wibowo.

GUNUNGKIDUL, (KH),– Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia, Rudiantara mengunjungi Gunungkidul. Menkominfo beserta rombongan singgah di Pondok Pesantren Al-Mumtaz untuk melaksanakan bhakti sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Menkominfo menekankan, Dalam bermedia sosial para santri diharapakan bijak dan dapat melawan konten negatif yang saat ini banyak bermunculan. Justru, menurutnya santri harus menciptakan konten yang positif.

“Para santri harus turut menangkal paham radikal yang marak di internet,” himbaunya.

Untuk tahun ini, peringtan hari Kebangkitan Nasional yang ke 110 digelar di Yogyakata, Sedangkan tahun sebelumnya dilaksanakan di Surabaya.

Bersamaan dengan Harkitnas, Menkominfo menegaskan pentingnya pembangunan sumber daya manusia dan memperkuat pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia di era digital. Kominfo juga mengajak seluruh lapisan masyarakat tidak menyebar berita yang kebenaranya belum jelas.

“Target Kementerian Kominfo pada tahun 2020 akan mengkoneksikan pesantren dengan lembaga pendidikan,” tambah Rudiantara.

Sementara itu, Pondok Pesantren Al- Mumtas dalam rangka Harkitnas, Senin, (21/5/2018) melakukan launching kegiatan belajar mengajar berbasis Android.

“Kami berjanji akan mengawasi penggunaan handphone pada seluruh santri,” kata pengasuh Pondok Pesantren Al- Mumtas, Mohamad Khoeron Marzuki. (Wibowo)

Komentar

Komentar