Kasau Resmikan Both Foto Perintis Penerbang Wanita Angkatan Udara di Muspudirla

oleh
Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP, meresmikan both Koleksi Foto Perintis Penerbang Wanita Angkatan Udara di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Yogyakarta. foto: Kapentak.

YOGYAKARTA, (KH),– Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP, didampingi Ketum PIA Ardhya Garini, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto meresmikan both Koleksi Foto Perintis Penerbang Wanita Angkatan Udara di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Yogyakarta Jumat, (29/12).

Koleksi tambahan di Museum ternama di Jogja tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para senior TNI Angkatan Udara, yakni Perintis Penerbang Wanita Angkatan Udara (Wara) Letda Pnb Lulu Lugiyati dan Letda  Pnb Hardini.

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dihadapan para awak media usai peresmian mengatakan, dua perintis penerbang wanita era 1964 saat itu selalu ikut dalam operasi-operasi militer diantaranya di Kalimantan. “Beliau menjadi perintis awal lahirnya penerbang wanita TNI Angkatan Udara dan kemudian disusul beberapa penerbang wanita pada tahun-tahun berikutnya. Sampai saat ini telah mencetak 4 badge sejak  Ibu Lulu dan Ibu Herdini menjadi penerbang pertama di Angkatan Udara,” terang Kasau, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP.

Kasau berharap, para perintis penerbang wanita AU menjadi contoh bagi Wara generasi sekarang dalam meraih prestasi tertinggi di kemiliteran. Hal tersebut membuktikan peran perempuan diberbagai bidang termasuk dunia penerbangan diberikan kesempatan yang luas. Emansipasi wanita sangat dihargai. Wanita juga mampu duduk setara dengan pria paada beberapa sektor diantaranya perawat, teknisi dan lainnya.

“Saat ini ada dua Wara lulusan taruni AAU sedang mengikuti pendidikan penerbang. kami berharap akan banyak lagi para wanita yang mengikuti pendidikan menjadi penerbang sehingga kedepan akan melahirkan penerbang tempur yang diawaki oleh Wara,” tukasnya.

Usai peresmian koleksi foto perintis penerbang wanita angkatan udara dilanjutkan dengan peninjauan pesawat piper yang pernah digunakan oleh para perintis wanita penerbang saat itu.

Sebagaimana diketahui, Tahun 1963 TNI AU atau disebut AURI pada saat itu merekrut personil wanita sebagai Wanita Angkatan Udara sebanyak 30 orang. Sebagian besar diantaranya masih kuliah. Bagi yang lolos seleksi mengikuti pendidikan di Kaliurang. Selanjutnya tahun 1964 AURI membuka seleksi Sekolah Penerbang bagi anggota Wara. Dan 3 orang Wara dinyatakan lulus seleksi dan mampu mengikuti Pendidikan Sekolah Penerbang.

Pada hari kelulusan atau Wing Day, dua orang lulus sebagai penerbang yakni Letnan Dua Pnb Lulu Lugiyati dan Letnan Dua Herdini. Dua Penerbang Wanita tersebut menerbangkan pesawt latih Piper Club dan menjadi perintis keberadaan Pilot perempuan TNI saat ini. (Kandar)

Komentar

Komentar