Kades Pacarejo: Ada Lima Luweng Yang Mendesak Dinormalisasi

oleh
Salah satu dampak banjir di Semanu. KH.

SEMANU, (KH),– Kecamatan Semanu menjadi salah satu kecamatan yang terdampak cukup serius adanya bencana banjir Senin, (19/3/2019) lalu.

Kades Pacarejo, Suhadi menginformasikan, setidaknya 9 rumah warga terendam banjir. Bahkan dua diantaranya terendam hingga bagian atap.

Selain itu, terdapat akses jalan yang tak dapat dilalui lagi saat banjir menggenang. Sehingga untuk melintas perlu alat bantu gethek untuk penyeberangan.

Suhadi menilai, air yang menggenang, selain karena volume air hujan yang melimpah, juga disebabkan gua-gua vertikal atau luweng yang ada di Desa Pacarejo tersumbat.

“Ada lima luweng yang mendesak di normalisasi. Banyak sampah, akar dan endapan tanah yang menumpuk di mulut dan lorong luweng,” kata Suhadi belum lama ini. Akibatnya, air yang masuk ke luweng tidak lancar.

Luweng-luweng tersebut diantaranya, Luweng Jawa, Luweng Gunung Ringin, Luweng Curug, Luweng Lumbung dan Luweng Telaga Ledok.

Sejauh ini upaya yang dilakukan yakni menyampaikan usulan program kerja tersebut melalui Musrenbangcam yang dibuat dalam Daftar Usulan Rencana Kerja (DURK).

“Namun demikian sebuah program apalagi yang menggunakan anggaran besar tidak serta merta dapat direalisasi,” tuturnya.

Dirinya menyadari, bahwa metode normalisasi luweng bisa jadi bukan satu-satunya cara mengatasi banjir khususnya di Pacarejo. Akan tetapi melihat fakta bahwa luweng yang menjadi tempat berkumpul dan masuknya air hujan ke dalam tanah tersebut meluap, upaya normalisasi luweng logis untuk dicoba. (Kandar)

Komentar

Komentar