Jelang UNBK, MATSMURI Gelar Doa Bersama

Siswa MTs Muhammadiyah Wonosari menggelar doa bersama sebelum menghadapi UNBK. KH

WONOSARI, (KH)— Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tingkat SMP/MTs Tahun 2017 tinggal beberapa hari lagi. Siswa-siswi kelas IX MTs Muhammadiyah Wonosari (Matsmuri) melakukan doa bersama jelang UNBK pada Sabtu, (29/4/2017).

Kegiatan ini dilaksanakan di lantai dasar Masjid Agung Al Ikhlas.  Acara digelar dimaksudkan untuk meningkatkan motivasi diri agar sukses menjalani UN. Selain itu disampaikan pula mengenai pengetahuan tentang sistem UNBK. Dijadwalkan UNBK akan dilaksanakan besok pada tanggal 2,3,4 dan 8 Mei 2017.

“Doa adalah bagian dari sebuah ikhtiar. Setelah daya upaya telah dilakukan, dari lembar-lembar soal hingga simulasi ke simulasi telah dilalui. Inilah saatnya menyeimbangkannya dengan doa,” terang pemandu kegiatan, Ponco Budi Susilo, MA.,M.SI.

Ketua panitia, Hardi Rahmanta menuturkan, kegiatan merupakan sinergitas antara para orang tua di rumah juga di sekolah. “Mereka adalah anak-anak kita bersama, yang kita asuh dan besarkan dengan penuh harap,” tuturnya saat memberikan sambutan.

Para orang tua/ wali siswa serta guru MTs Muhammadiyah Wonosari turut serta pada kegiatan tersebut. Menurut Hardi, dengan hadirnya orang tua para siswa dapat memberikan informasi yang jelas terkait UNBK maupun kelulusan. Semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi juga dikobarkan, hal ini tentu para siswa butuh dukungan dan bimbingan dari lingkungan terdekatnya.

Kepala MTs Muhammadiyah Wonosari, Triyono, S.Pd.I  memaparkan, UNBK untuk pertama kalinya di terapkan di SMP/MTs untuk mengantikan Ujian Nasional Berbasis Kertas. Perubahan ini menuntut anak mampu menguasai operasional TI (Komputer).

Sambung Triyono, siswa Matsmuri secara teknis sudah siap menghadapi UNBK. Untuk memantapkan persiapan siswa dari sisi rohani. Sungkeman dan doa bagian dari Ikhtiar agar anak bisa siap secara Rohani dalam menghadapi UNBK.

“Selamat menempuh ujian para siswa kelas IX, Jujur itu mujur. Bukan Ujian Nasional yang perlu kalian khawatirkan, kalian sudah mempersiapkannya jauh-jauh hari, tetapi ujian hidup yang akan kalian hadapi setelah dinyatakan lulus,” urainya. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar