Jelang Natal Dan Tahun Baru, Disperindag Ajukan Tambahan Kouta Gas Melon

oleh
Pengiriman gas LPG dari agen ke pangkalan di Wonosari. KH/ Kandar.

WONOSARI, (KH),– Mengantisipasi naiknya permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diseprindag) Kabupaten Gunungkidul, akan mengajukan penambahan pasokan gas elpiji tiga kilogram.

Saat dihubungi, Kepala Bidang Perdagangan, Disperindag Gunungkidul, Yuniarti Ekoningsih, menerangkan, Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, pihaknya menyebutkan, stok gas elpiji 3 kilogram di lapangan terpantau cukup aman.

“Masih aman,meski dikabarkan gas melon mulai langka. Kami belum menerima laporan langsung dari masyarakat,” ungkapnya, Jum’at, (15/12/2017).

Yuniarti Ekoningsih, menambahkan, pihaknya telah menetapkan penambahan sebanyak 15 % untuk mengantisipasi libur Natal dan Tahun Baru. Menurutnya stok 30.000 tabung dan ditambah pengajuan penambahan 15 persen menjadi 34.500 tabung akan mencukupi.

Terpisah, Ketua Hiswana Migas Yogyakarta, Siswanto menginformasikan, untuk mencukupi kebutuhan masyarakat ada penambahan fakultatif sebanyak enam persen yang telah disalurkan ke masyarakat melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Tambahan tersebut untuk menyetabilkan kebutuhan gas elpiji menjelang Natal dan Tahun Baru,” katanya.

Sementara itu, salah satu Pemilik Pangkalan Gas Elpiji 3 Kilogram, Rustanto mengatakan, ada kenaikan permintaan gas elpiji 3 kilogram beberapa waktu terakhir. Pasokan dari agen yang diterima sebanyak 35 tabung habis hanya dalam 1 hari. (Wibowo)

Komentar

Komentar