Jamaah Haji Gunungkidul Tiba, Diharapkan Menjadi Teladan Di Lingkungan

oleh
Jemaah haji Gunungkidul tiba di Sewoko Projo. KH/ Wibowo.

WONOSARI, (KH),– Jemaah haji asal Gunungkidul yang tergabung dalam kloter 23 SOC merupakan jamaah pertama yang tiba di DIY. Sebanyak 357 jamaah haji dan petugas haji asal Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kamis, (14/9/2017) siang tiba di Bangsal Sewoko Projo, Gunungkidul.

Sebagian besar jemaah haji Gunungkidul kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, namun umumnya menderita flu dan batuk. Sebagaimana disampaikan Pelaksana Tugas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Mukotip, dari jumlah 375 jemaah yang tergabung dalam kloter 23 SOC, ada satu jemaah yang terpaksa belum bisa pulang bersamaan.

“Satu jemaah tersebut masih dirawat di rumah sakit di Arab Saudi karena menderita sakit,” terangnya.

Jemaah yang belum bisa dipulangkan atas nama Siswo Sumito Asngari. Sementara itu satu jamaah atas nama Sugiman terpaksa dibawa menggunakan mobil ambulans dari Bandara Adisumarmo, Boyolali karena kondisi kesehatannya menurun.

Rombongan Jemaah haji menuju Kabupaten Gunungkidul dibawa menggunakan 6 bus dan langsung diterima oleh Bupati Gunungkidul dan sejumlah pejabat Kantor Kementerian Agama Gunungkidul. Kedatangan jamaah haji ini juga disambut haru oleh keluarga yang sudah menunggu sejak pagi.

“Jika sudah memungkinkan, rencanaya jemaah haji yang masih dirawat tersebut akan segera dipulangkan ke tanah air. Sementara keseluruhan jamaah haji Kabupaten Gunungkidul ini nanti masih diperiksa kondisi terkini kesehatanya oleh petugs puskesmas di masing-masing wilayah,” imbuh Mukotip.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Gunungkidul, Badingah, menyampaikan harapan, para jemaah dapat menjadi teladan di lingkungan tinggal masing-masing. (Wibowo)

Komentar

Komentar