Jalur Lintas Selatan Mulai Disukai Wisatawan

oleh
Situasi kunjungan wisatawan di Pos Retribusi Jalan Baron. KH/ S. Yanto
Situasi kunjungan wisatawan di Pos Retribusi Jalan Baron. KH/ S. Yanto

TANJUNGSARI, (KH)— Jumlah pengunjung yang masuk melalui pos retribusi jalur lintas Selatan (JLS) pada liburan Idul Adha tahun ini hampir sebanding dengan jumlah wisatawan yang masuk melalui pos retribusi utama Jalan Baron. Hal ini menunjukkan bahwa JLS mulai disukai para pengunjung pantai dibandingkan jalur utama yang harus melalui area kota Wonosari.

Jumlah wisatawan yang masuk melalui pos retribusi JLS pada Sabtu dan Minggu (10-11/9/2016) adalah sekitar 7.000 pengunjung . Sementara jumlah pengunjung yang masuk melalui pos retribusi utama Jalan Baron mencapai 8.000 pengunjung.

Seperti ditemukan oleh Dwi S, koordinator pos retribusi JLS, kunjungan wisawatan ke destinasi wisata pantai Gunungkidul tidak mengalami lonjakan berarti pada liburan Idul Adha. Jumlah wisatawan hanya sedikit meningkat dibandingkan hari-hari biasa atau libur hari Minggu.

“Saya kurang paham mengapa jumlah pengunjung yang masuk lewat JLS hampir sama dengan di pos utama padahal biasanya pos utama memberikan kontribusi paling besar,” jelas Dwi.

Berdasarkan pantauan KH di pos retribusi utama Jalan Baron Senin (12/9/2016), wisatawan yang berkunjung lebih didominasi oleh kendaraan pribadi. Hanya beberapa bus tampak mengantri memasuki area pantai.

“Hari ini saya prediksi tak ada kenaikan jumlah pengunjung daripada kemarin. Justru sebaliknya, hari Minggu kemarin kemungkinan justru yang tertinggi,” ujar Pardi, koordinator pos retribusi utama Jalan Baron.

Sementara beberapa wisatawan yang masuk melalui pos retribusi JLS menuturkan, dipilihnya JLS karena di Jalan Baron sering terjadi kemacetan.

“Menurut informasi ada proyek perbaikan jalan di Jalan Baron sehingga kami lebih memilih jalur ini,” ucap Adi wisatawan asal Sleman.

Di sepanjang Jalan Baron memang terpantau di beberapa titik sedang diadakan pelebaran jalan. Diantaranya jalur di sepanjang jalan Desa Karangrejek dan tikungan jalan dekat SMKN 1 Tanjungsari. (S.Yanto).

Komentar

Komentar