Instalasi Air Ledoksari Akan Digunakan Februari

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi
Ilustrasi

WONOSARI, (KH)–Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani akan mengupayakan instalasi pompa air untuk memaksimalkan sumber Ledoksari mulai digunakan pada Februari 2016.Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Isnawan Fibriyanto mengatakan bahwa pada Januari ini, agenda persiapan instalasi tersebut adalah menyambungkan listrik untuk wilayah Pakelrejo, Budegan, hingga Pasar Pahing.

“Pada 2016 PDAM mendapatkan biaya penyertaan modal yang digunakan untuk memperkuat sumber-sumber. Sumber-sumber air milik PDAM saat ini juga tidak bermasalah apabila akan digunakan untuk pemasangan baru,” ujarnya, Sabtu (23/1).
Sementara itu saat disinggung peningkatan pelayanan untuk pelanggan, Isnawan menyebutkan PDAM menambah satu pompa lagi untuk Bribin. Saat ini di sumber air Bribin sudah terpasang dua pompa, dan satu pompa cadangan digunakan untuk membantu mengaliri Tepus dan Rongkop dan sekitarnya. Nanti setelah ada tambahan satu pompa, maka total PDAM memiliki tiga pompa.
“Yang tadinya cadangan akan kami operasikan, jadi nanti ada tiga pompa yang kami operasikan, debit air mengalir akan menjadi 120 liter per detik. Selain itu kami akan menambah jaringan listrik,” jelasnya.
Direktur Umum PDAM Tirta Handayani, Wastono secara terpisah mengatakan PDAM mengimbangi pelayanan dengan meningkatkan kualitas air di Bribin dengan memasang instalasi pengolahan air. Pembangunan instalasi akan dilakukan Satuan Kerja Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP) Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, sedianya juga dilakukan pada 2016.
“Instalasi digunakan untuk mengolah air keruh agar lebih bisa layak konsumsi, dengan kapasitas 50 liter per detik. Langkah ini merupakan upaya kami untuk meningkatkan kualitas, bukan hanya kuantitas dan kontinuitas, melainkan kualitas juga,” tuturnya. (Maria Dwianjani)

Komentar

Komentar