Ikuti GPS Hendak Ke Pantai Gunungkidul, Wisatawan Tak Hafal Medan Terjun Ke Jurang

oleh
Kondisi mobil yang terjun ke jurang di seputar tanjakan Bundelan, Tancep, Ngawen, Gunungkidul. (ist).

NGAWEN, (KH),– Sebuah mobil jenis Suzuky Carry berisi rombongan wisatawan mengalami kecelakaan terjun ke jurang di tanjakan Bundelan Desa Tancep, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Jum’at, (19/4/2019).

Kepala Unit Kecelakaan lalu Lintas (Laka Lantas), Iptu Soni menyebutkan, rombongan asal Kadipiro, Banjarsari, Surakarta yang menggunakan mobil bernopol AD 9048 A tersebut belum hafal rute masuk ke wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Sehingga untuk memandu perjalanan, pengemudi, Enggar Tri Jayanto (27) memanfaatkan sistem navigasi Global Positioning System (GPS).

Berdasar penunjuk jalan GPS rombongan hendak masuk ke Gunungkidul melintasi ruas jalan dengan tanjakan ekstrim di Bundelan, Desa Tancep.

“Sesampainya di tanjakan mobil mogok. Salah satu penumpang turun mencari batu hendak mengganjal ban, akan tetapi mobil sudah berjalan mundur lalu terjun ke jurang dengan kedalaman sekitar 5 meter,” papar Ipda Soni.

Saksi, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, Lufia Arini (15) mulanya mendengar suara benturan keras. Setelah ke luar rumah dan mengetahui ada mobil masuk jurang dirinya lantas berteriak minta tolong.

Pengendara yang melintas kemudian memberikan upaya pertolongan diikuti warga yang lain. Bersamaan dengan evakuasi, laporan ke Polsek Ngawen juga disampaikan.

Berdasar penelusuran, rombongan memang tidak hafal karakteristik jalan yang hendak dilalui. Akibat kecelakaan tersebut, 1 sopir dan 9 penumpang, kecuali yang melompat turun harus mendapat perawatan di rumah sakit di Cawas, Klaten.

Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Korban yang seluruhnya tinggal di Kleco, Kadipiro, 04/01 Banjarsari, Surakarta diantaranya mengalami luka kulit sobek dan lecet serta lebam pada beberapa bagian tubuh. (Kandar)

Komentar

Komentar