Hilang Sejak Dini Hari, Warga Rongkop Ditemukan Meninggal Di Luweng Sedalam 70 Meter

Jasad Ny Mukijem berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dari dalam luweng. foto: istimewa.

RONGKOP, (KH),– Pukul 22.45 WIB pada Senin, (13/11/2017) jasad korban meninggal dunia di dalam luweng atau gua vertikal, Ny Mukijem (65) warga Padukuhan Ngasemlor, Desa Bohol, Kecamatan Rongkop, berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan.

Ia sebelumnya dinyatakan hilang oleh pihak keluarga pada dini hari dihari yang sama. Upaya pencarian di lingkungan rumah tidak membuahkan hasil. Pencarian terus dilakukan, hingga pihak keluarga menemukan jejak kaki di sekitar Luweng Karang Noman yang berjarak kurang lebih 1 km dari rumah korban.

Adanya kecurigaan perempuan yang berstatus janda ini berada di dalam luweng, membuat keluarga dan tetangga melaporkan peristiwa tersebut ke beberapa pihak terkait. Petugas gabungan, Polsek Rongkop, SATlinmas Rescue Istimewa Yogyakarta Wilayah operasi 1, Save Rescue (SAR Vertical Rescue), Basarnas, BPBD Gunungkidul dan beberapa pihak lain kemudian melakukan upaya evakuasi setelah dinayatakan bahwa Mukijem ditemukan meninggal di dalam luweng.

“Tim evakuasi turun pertama pada pukul 11.00 WIB siang, setelah ada kepastian keberadaan korban upaya pengangkatan jasad korban dimulai pukul 15.00,” terang Koordinator SATlinmas Rescue Istimewa Yogyakarta Wilayah operasi 1, Sunu Handoko Bayu Sagara.

Sulitnya medan menuju ke dalam luweng, membuat upaya evakuasi membutuhkan waktu yang agak lama, yakni sekitar 7 jam. Selain itu posisi korban juga berada di dalam luweng yang cukup dalam.

“Keberadaan korban yang ditemukan meninggal berada di kedalaman sekitar 70 meter. Korban mengalami banyak luka,” imbuh Handoko.

Setelah jasad korban berhasil diangakat dan mendapat sejumlah pemeriksaan, kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan. Ditanya lebih jauh, Handoko tidak berani menyimpulkan apakah peristiwa tersebut merupakan tindakan bunuh diri atau murni kecelakaan karena terjatuh.

“Sebelum hilang korban sempat berbincang dengan saudara dan tidur bersama di rumah korban. Mengenai penyebab jatuhnya korban ke dalam sumur kami tidak bisa memastikan,” tukas Handoko. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar